Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

  • Whatsapp
Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini
Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Garisatu.com – Siapa yang suka konsumsi jengkol? Jengkol merupakan tanaman yang cukup populer di kawasan Asia Tenggara. Terutama di Indonesia, terdapat cukup banyak penggemar jengkol. Biasanya jengkol dimanfaatkan untuk aneka hidangan seperti semur, sambal goreng, emping, campuran dalam rendang, atau bisa juga langsung dimakan begitu saja.

Layaknya sayuran lain, jengkol juga memiliki nutrisi penting didalamnya, antara lain seperti vitamin A, B, zat besi, kalsium, dan fosfor.

Bacaan Lainnya

Dari nutrisi yang terdapat didalamnya membuat jengkol bisa membawakan efek baik bagi kesehatan seperti menurunkan tekanan darah, mempercepat penyembuhan luka, serta masih banyak manfaat lainnya.

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Namun, selain memiliki kandungan nutrisi yang baik, konsumsi jengkol juga mengandung senyawa asam jengkolat yang bisa menyebabkan keracunan bila terakumulasi terlalu banyak didalam tubuh.

Beberapa masalah dibawah ini mungkin bisa muncul jika kamu terlalu banyak mengkonsumsi jengkol.

1.         Gangguan pencernaan

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Umumnya, seseorang akan menunjukkan gejala keracunan saat konsumsi jengkol setelah 5 sampai 12 jam mengonsumsinya. Gejala gejala yang timbul bisa berupa nyeri perut, mual, diare, muntah, nyeri saat berkemih, dan terdapat darah pada urin.

Jika gejala gejala ini berlanjut terus terusan, bisa terjadi gagal ginjal yang ditandai dengan tidak keluarnya air kemih atau air kemih yang keluar denga jumlah yang sangat sedikit.

Banyak faktor yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami keracunan konsumsi jengkol. Seperti daya tahan tubuh, keasaman lambung, banyaknya jengkol yang dikonsumsi, usia biji jengkol, sampai cara memasaknya.

Mengonsumsi biji jengkol mentah dan setengah matang juga diduga berperan dalam terjadinya keracunan jengkol, karena asam jengkolat di dalam biji jengkol mentah masih dalam keadaan utuh dan aktif.

2.         Penyakit ginjal

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Terlalu banyak konsumsi jengkol bisa menyebabkan penyakit ginjal, meskipun kasus seperti ini terhitung jarang.

Gejala awal yang dialami antara lain nyeri perut suprapubis dan obstruksi saluran kemih. Penyebab kedua hal tersebut masih belum diketahui secara pasti, namun diguga karena terjadi pengendapan kristal asam jengkolat pada system saluran kemih.

3.         Bau mulut

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika mengonsumsi jengkol memberi efek samping yang cukup mengganggu. Yakni bau tidak sedap dari jengkol akan tertinggal pada mulut dan secara tidak langsung menyebabkan bau mulut. Anda dapat menyikat gigi dan berkumur setelah mengonsumsi jengkol.

Tidak hanya itu, makan jengkol juga menyebabkan bau menyengat di urine selama beberapa waktu. Bau yang menyengat tersebut berasal dari kandungan asam jengkolat.

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

4.         Kerusakan pada hati

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Sebuah penelitian dilakukan pada tikus yang diberikan ekstrak asam jengkolat terus-menerus. Hasilnya, ternyata pada pemeriksaan histopatologi ditemukan perlemakan hati pada tikus tersebut.

Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai temuan ini.

5.         Gangguan kesadaran

Waspada Konsumsi Jengkol Berlebihan, Bisa Sebabkan 5 Masalah Ini

Keracunan jengkol yang berat dapat menyebabkan hilangnya kesadaran. Gejala ini masih berhubungan dengan gangguan ginjal akut tanpa penanganan segera.

Keracunan asam jengkolat ringan ditandai dengan nyeri pinggang dan nyeri pada perut. Kondisi ini dapat diobati dengan minum air yang banyak serta pemberian natrium bikarbonat hingga gejala hilang.

Pada keracunan asam jengkolat berat, kamu akan mengalami air kemih berwarna merah, tidak bisa berkemih, atau tidak bisa minum. Kondisi ini harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Itu dia hal hal yang mungkin terjadi jika kamu mengalami keracunan jengkol.

Untuk mencegah terjadinya keracunan akibat kebanyakan makan jengkol, perlu diperhatikan hal-hal berikut:

•          Hindari mengonsumsi jengkol pada saat perut kosong (sebelum makan) dan/atau jangan disertai makanan/minuman lain yang bersifat asam.

•          Hindari mengonsumsi jengkol dalam keadaan mentah. Sebaiknya jengkol dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi agar kandungan asam jengkolatnya dapat berkurang. Jengkol mentah mengandung asam jengkolat lebih banyak daripada jengkol yang sudah dimasak.

•          Sebelum dimasak, biji jengkol dapat ditanam dahulu di dalam tanah agar kandungan asam jengkolatnya berkurang.

•          Minum air yang banyak setelah Anda mengonsumsi jengkol.

•          Jangan mengonsumsi jengkol berlebihan, terutama jika Anda memiliki gangguan ginjal.

Jengkol pada dasarnya baik dan menawarkan sejumlah nutrisi bagi tubuh. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi jengkol dan tidak memperhatikan kondisi tubuh bisa berakibat buruk pada kesehatan sendiri nantinya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *