Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

  • Whatsapp
Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan
Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Garisatu.com – Dalam dunia kesehatan, peradangan bagaikan pedang yang bermata dua. Peradangan merupakan repsons perlindungan normal tubuh terhadap cedera, Kondisi ini terjadi ketika sel darah putih melawan untuk melindungi kita dari infeksi, misalnya dari infeksi bakteri maupun virus. Kondisi ini juga terjadi ketika tubuh kita mengalami cedera, seperti terkilir sewaktu berolahraga, yang sering kali menjadi menyakitkan, bengkak, dan meradang.

Peradangan membantu menyembuhkan kerusakan sel didalam tubuh, akan tetapi terlalu banyak peradangan juga bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti radang sendi, oenyakit jantung, serta kondisi kesehatan lainnya.

Bacaan Lainnya

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Ahli diet terdaftar Erin Coates mejelaskan bahwa munculnya peradangan bisa dipengaruhi oleh makanan yang di konsumsi dan bahwa peradangan sering dipicu sebagai cara untuk melindungi kesehatan, ketika system kekebalan tubuh mendapati sesuatu yang asing didalam tubuh.

Peradangan sesekali bisa melindungi tubuh, tetapi peradangan kronis bisa membuka pintu bagi banyak penyakit kesehatan yang serius.

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Coates juga memberi saran, jika kamu ingin memerangi peradangan, mulailah dengan memperhatikan isi dapurmu. Dan ketika kamu pergi belanja bulanan, pilih lebih sedikit makanan yang bisa menyebabkan inflamasi (peradangan). Dan sebaliknya, konsumsilah makanan makanan anti inflamasi seperti sayuran, buah buahan, kacang, biji bijian, dan ikan berlemak.

Coates berbagi daftar makanan penyebab peradangan yang perlu kita hindari saat pergi ke supermarket.

1.         Gula

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Setiap hari, orang Amerika mengonsumsi sekitar 17 sendok teh gula tambahan. Dan permasalahannya ialah, asupan harian yang disarankan ialah sekitar 6 sendok teh atau kurang.

Sedangkan di Indonesia, sekitar 53,1 persen orang Indonesia mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula lebih dari satu kali per hari.

Padahal, asupan gula yang disarankan ialah 50 gram atau setara dengan empat sendok makan gula per hari.

Dikarenakan produsen makanan menambahkan gula dalam takar yang besar untuk meningkatkan rasa pada berbagai makanan kemasan, maka banyak orang kesulitan untuk menghindari asupan gula tersebut.

Mengapa kita harus menghindarinya? Sebab kerika kamu mencerna sesuatu, maka gula akan memasuki darah dan insulin kemudian memasukkan gula kedalam sel tubuh untuk memberi mereka energi, seperti yang dijelaskan oleh Coates.

Tetapi jika ada terlalu banyak gula pada satu waktu, maka insulin akan menyimpan kelebihan gula tersebut dalam sel sel lemak, yang kemudian menyebabkan mereka menjadi lebih besar.

Dan seiring berjalannya waktu, ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan aau resistensi insulin, yang terkait dengan kondisi metabolisme lainnya.

“Tubuh kita tidak dirancang untuk memproses jumlah tambahan gula yang berlebihan sepanjang hari, jadi kita harus lebih sadar ketika (kita) memilih produk dan membaca label (nutrisi),” tambahnya.

2.         Lemak trans

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Lemak trans berhasil dibuat melalui proses yang disebut hidrogenasi. Yakni dengan menambahkan hydrogen kedalam lemak yang akan mengubah tekstur, konistensi, dan juga umur simpannya.

Tetapi para peneliti telah menemukan bahwa tidak ada tingkat lemak trans yang aman untuk dikonsumsi, maka usahakanlah untuk mengonsumsi kurang dari satu gram lemak trans setiap harinya.

Coates mengatakan bahwa lemak trans hadir dalam makanan restoran cepat saji dan makanan yang dipanggang seperti kue dan kerupuk.

Mengapa harus dihindari juga? Karena lemak trans bisa meningkatkan kolestrol LDL (buruk) dan menurunkan kolestrol HDL (baik), keduanya merupakan tindakan yang bisa meningkatkan resiko pengembangan penyakit jantung, stroke, serta diabetes tipe 2.

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

3.         Daging merah dan daging olahan

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Daging olahan telah diasinkan, difermentasi, atau diasapi, semua ini dilakukan untuk mempertahankan rasa. Daging olahan dan daging merah mengandung banyak lemak yang bisa menyebabkan peradangan.

Daging merah termasuk daging sapi, babi, dan juga kambing sedangkan daging olahan seperti hot dog, bakso, dan sosis.

Jenis makanan ini harus dihindari karena penelitian telah menunjukkan bahwa asupan daging merah dan olahan dalam jumlah tinggi beresiko menyebabkan kanker, penyakit jantung, dan stroke, yang semuanya berjalan seiring dengan peradangan.

4.         Omega 6

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Omega 6 memang tidak diproduksi oleh tubuh, namun diperoleh melalui makanan dan digunakan sebagai energi.

Asam lemak ini ditemukan didalam minyak seperti contoh minyak canola, minyak jagung, dan minyak bunga matahari, serta didalam mayones.

Mengapa asupan ini harus dihindari, karena asam lemak omega 6 diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan, serta bahwa mereka juga berkotribusi pada jenis peradangan yang baik didalam tubuh yang membantu penyembuhan.

Namun, kamu tetap membutuhkan keseimbangan omega 6 yang sehat didalam tubuh. mengonsumsi omega 3 antara lain didalam salmon, kenari, dan biji rami bisa membantu mencapai keseimbangan itu.

5.         Karbohidrat olahan

Waspada 5 Makanan Ini Bisa Sebabkan Peradangan

Coates mengatakan, karbohidrat olahan seperti kentang goreng, nasi putih, dan produk tepung putih lainnya tidak diberi nutrisi, minim serat, dan menjadi “andalan” dalam pola makan banyak orang.

Mengapa harus menghindarinya: Karbohidrat olahan mirip dengan gula yang ditambahkan, karena tidak ada yang memperlambat penguraiannya.

Mereka menghantam aliran darah dengan cepat dan meningkatkan gula darah. Kemudian peningkatan gula darah menciptakan respons peradangan.

“Tubuhmu sedang mencoba mengeluarkan gula dari darahmu, sehingga merangsang peradangan itu,” jelas Coates.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *