Wakil Ketua MA Sebut Putusan Hakim Bisa Dianotasi

  • Whatsapp
Wakil Ketua MA Sebut Putusan Hakim Bisa Dianotasi 1
Garisatu.com – Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial Sunarto menyampaikan perspektifnya terkait perbedaan pendapat Komisi Yudisial (KY) dan MA terkait teknis yudisial.
Sejak ditandatanganinya Putusan Bersama antara KY dan MA disepakati bahwa baik MA maupun KY tidak memiliki wewenang terhadap pertimbangan putusan dan substansi putusan hakim.
Dilansir dari website KY Sunarto mengatakan dalam konvensi internasional sudah disepakati bahwa hal tersebut tidak boleh diintervensi. Sehingga MA tidak menjalankan rekomendasi tersebut.
“Tapi yang pasti semua rekomendasi sanksi KY pasti dijawab, karena suratnya melalui saya terlebih dahulu sebelum ke Ketua MA,” ujar Sunarto.
[irp posts=”2829″ name=”Terungkap Isi DM Dedy Susanto Psikolog Yang Tanyakan Tarif Vanessa Angel”]

Isu lain yang dibahas adalah proses mutasi rotasi. Siapapun, lanjut Wakil Ketua MA itu, bisa melakukan penelitian atau anotasi terhadap putusan hakim yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Tapi jika belum diputus, itu bisa mengganggu independensi hakim. Apalagi sampai menjadi konsumsi media. Hasil dari anotasi dipersilahkan diserahkan kepada MA sebagai bahan untuk masukan terhadap rotasi dan mutasi.
“Dalam proses mutasi dan rotasi, eksaminasi putusan yang dilakukan oleh hakim menjadi bahan pertimbangan. Bahkan temuan masyarakat yang menyoroti putusan yang dianggap aneh juga dijadikan masukan. Rekomendasi KY yang tidak bisa dilaksanakan karena alasan teknis yudisial tetap disimpan dan jadi bahan masukan rotasi dan mutasi. Kita ada database-nya kok di Bawas MA,” jelas Sunarto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *