Volvo: Perang Dagang Amerika-Tiongkok Mengimbas Banyak Perusahaan 2020

  • Whatsapp
Volvo: Perang Dagang Amerika-Tiongkok Mengimbas Banyak Perusahaan 2020

Garisatu.com – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok masih berlanjut sampai sekarang.

Hal tersebut telah membuat banyak perusahaan terimbas.

Salah satunya yakni pabrikan mobil asal Swedia, Volvo. Melansir Automobilwoche, pihak Volvo harus memilih keputusan sulit cekcok antar kedua negara tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurut CEO Volvo, Hakan Samuelsson, hal ini dapat menghambat total pabrikan Volvo untuk produksi mobil di Tiongkok dan mengekspor ke Amerika Serikat atau Eropa seperti yang dilakukan biasanya.

“Karena fluktuasi kebijakan perdagangan baru-baru ini, saya tidak berpikir segalanya akan semudah sebelumnya. Setiap mobil yang dijual di sana, akan diproduksi di sana,” ungkap Hakan Samuelsson.

Misalnya, Volvo S90 dan SUV XC60 yang diproduksi di pabrik terpisah di Tiongkok, namun juga diproduksi di Swedia.

Volvo telah memprediksi adanya cekcok antara Amerika dan Tiongkok yang semakin panas sejak 2018 lalu, dan memutuskan untuk memproduksi XC60 di Eropa.

Perusahaan yang kini berada di bawah naungan Geely itu baru saja membangun pabrik produksi terbaru di daerah South Carolina untuk memproduksi Volvo S60.

Pada 2015 lalu, Volvo merupakan pabrikan mobil mewah pertama yang mengekspor mobil buatan Tiongkok (XC60) kembali ke Amerika Serikat.

Namun hal yang memberatkan pihak Volvo yaitu mobil buatannya yang di Tiongkok akan diekspor ke Amerika Serikat dengan tambahan pajak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *