Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

  • Whatsapp
Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri
Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

Garisatu.com – Ustadz Muhammad Zaid Maulana ditikam oleh lelaki berinisial MA(37) dengan sebilah pisau saat sedang berceramah Maulid Nabi di Masjid Al Husna Desa Kandang Blang Mandiri, Kecamatan Lawe Bulan, pada Kamis (29/10) malam. 

Peristiwa berawal ketika ustadz Zaid Maulana sedang menyampaikan ceramah atau tausiah sekitar pukul 21.30 WIB. Lalu pelaku tiba tiba memasuki masjid melalui jendela belakang dengan memegang sebilah pisau. Dari arah belakang MA langsung mengarahkan pisau pada leher ustadz Maulana.

Bacaan Lainnya
Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

Beruntung ustadz Maulana dengan spontan berhasil menepis tikaman itu dengan tangan kirinya sehingga terhindar dari leher. Akibatnya, tangan ustadz pun terselib pisau dan terluka. Goresan kecil juga mengenai lehernya.

Ustadz Zaid Ditikam

Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

Ustadz pun segera lari ke depan dan diamankan oleh jemaah. Namun, pelaku berhasil kabur. Ustadz kemudian langsung dilarikan ke Rumah Sakit Nurul Hasanan, Kutacane.

Jajaran Polres Aceh Tenggara berhasil menangkap pelaku di rumahnya di kawasan Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan. Kini pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh personel reskrim Polres Aceh Tenggara, di Kutacane. Pelaku diketahui merupakan mantan anggota polisi yang dipecat pada tahun 2017 silam karena jarang masuk tugas dan pelanggaran berat. 

Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

Kapolres Aceh Tenggara, Wanito Eko Sulistyo mengatakan, dari pengakuan pelaku, sebelum melakukan aksinya pelaku minum-minuman keras jenis tuak terlebih dulu.

Kapoltes juga membenarkan bahwa MA mantan anggota Polri jajaran Polres Aceh Tenggara. Dia terakhir bertugas di Sat Shabara Polres Aceh Tenggara.

Ustadz Zaid Ditikam Oleh Mantan Anggota Polri

Pelaku MA diketahui sering menggunakan narkoba berjenis sabu. Dan juga suka membuat onar di kampungnya kawasan Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan.

“Dia pecandu narkoba dan sangat meresahkan banyak orang di kampungnya. Dikenal suka bermain sabu. Mungkin dia merasa terusik mendengan ceramah agama ” tutur Samsuar, anggota DPR Kabupaten Aceh Tenggara. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *