Update RI: 2.212 Kematian Dengan Gejala Infeksi Corona

  • Whatsapp
Update RI: 2.212 Kematian Dengan Gejala Infeksi Corona

Garisatu.com – Kematian akibat virus corona memang menjadi masalah global, termasuk Indonesia. Namun ada juga masalah yang tidak disadari, yakni kematian dengan gejala virus corona.

Berdasarkan laporan dari Reuters, per Minggu (26/4), ada sebanyak 2.212 kematian di Indonesia dengan gejala infeksi corona, namun belum dinyatakan positif. Jumlah tersebut hampir 3 kali lipat dari kematian yang dikonfirmasi akibat penyakit COVID-19.

Bacaan Lainnya

2.212 orang tersebut berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Data tersebut diperoleh Reuters dari lembaga provinsi yang dipasok oleh rumah sakit, klinik, dan pejabat yang mengawasi pemakaman dalam 16 provinsi. di Indonesia.

Meski tidak dirinci, Reuters mengatakan bahwa jumlah total orang dari 16 provinsi tersebut ada sekitar 75 persen dari seluruh warga di Indonesia, yang total berjumlah 260 juta orang.

Perbedaan antara kematian akibat COVID-19 dengan kematian dengan gejala COVID-19 ialah kategori pasien tersebut.

Jika berkategori PDP, maka tidak dimasukkan ke dalam jumlah kematian COVID-19.

Meski begitu, jumlah kematian pasien PDP juga menjadi faktor penting dalam perhitungan total kematian akibat COVID-19. Pemerintah pusat hanya menghitung korban jiwa yang sudah dikonfirmasi positif corona.

Alasan utamanya ialah hasil tes PCR di Indonesia yang keluar dengan lambat sehingga mengakibatkan kematian pasien PDP tidak terhitung dalam total kematian akibat COVID-19 karena pasien sudah sempat meninggal.

Meski begitu, pemerintah daerah dapat menghitung semua kematian pasien PDP karena mereka diperlakukan setara dengan pasien positif corona.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *