Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

  • Whatsapp
Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar
Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Garisatu.com – Organ intim atau area kewanitaan memang cukup sensitive, sehingga kita perlu menjaganya dengan benar supaya area kewanitaan tetap sehat. Tidak hanya itu, menjaga area kewanitaan kita tetap bersih dan terawatt juga bisa mencegah munculnya berbagai macam masalah Kesehatan di area tersebut, salah satunya keputihan. Jika vagina kita mengalami infeksi, maka infeksi itu tidak hanya menjadi masalah pada area vagina saja namun bisa merambat ke organ lain.

Berikut ini merupakan beberpa tips untuk menjaga Kesehatan organ intim kewanitaan :

Bacaan Lainnya

1. Bersihkan vagina dengan benar 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Mungkin banyak yang keliru dalam membersihkan vagina. Vagina perlu dibersihkan setiap sehabis buang air kecil maupun besar. Cara membersihkan vagina yang benar ialah dengan mmebasuhnya dengan air bersih terlebih dahulu, lalu keringkan dengan tisu.

Perlu diperhatikan cara mengeringkan vagina dengan tisu ialah dari arah depan kebelakang, atau dimulai dari vagina terlebih dahulu baru kemudian ke anus.

Hal ini penting untuk menghindari terjadinya perpindahan bakteri dari anus ke vagina. Jangan lupa untuk membersihkan tangan sebelum ataupun sesudah membersihkan vagina. Dan jika memungkinkan, kamu bisa membersihkan vagina dengan menggunakan air hangat. 

2. Hindari penggunaan sabun yang mengandung parfum 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Banyak orang yang memilih untuk menggunakan sabun yang dirancang khusus untuk area kewanitaan, namun jarang yang memperhatikan kandungan didalamnya sebab mereka mengira produk tersebut memang sudah dirancang bagi area kewanitaan sehingga aman digunakan.

Padahal nyatanya, kamu tidak membutuhkan sabun dalam membersihkan vagina, apalagi sabun yang mengandung parfum. Pemakaian sabun jenis ini justru malah akan mengganggu keseimbangan pH dan bakteri baik di vagina serta menimbulkan iritasi pada area vagina.

Jika anda tetap ingin menggunakan sabun untuk membersihkan organ intim, sebaiknya memilih sabun yang berlabel hypoallergenic. Selain itu, hindari menggunakan pembersih vagina yang disemprotkan ke bagian dalam vagina (douching) sebab bahan bahan yang terkandung didalamnya bisa menginfeksi dan mengganggu keseimbangan pH. 

3. Keringkan dengan handuk 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Setelah membersihkan vagina, jangan lupa untuk mengeringkan dengan menggunakan handuk atau kain berbahan lembut untuk tetap menjaga kelembaban area vagina. Mengeringkan vaguina juga diperlukan untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. 

4. Gunakan pakaian dalam yang tepat 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Memilih pakaian dalam juga perlu diperhatikan untuk menjaga kebersihan area kewanitaan. Gunakanlah celana dalam berbahan katun yang mudah menyerp keringat dan tidak terlalu ketat untuk mencegah kelembaban berlebih.

Kemudian cuci pakaian dalammu dengan sabun yang mengandung sedikit seterjen dan tanpa pelembut pakaian. Jangan lupa juga untuk mengganti pakaian dalam secara teratur, terutama jika sehabisa beraktifitas dan saat terasa lembab atau basah. 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

5. Hindari penggunaan pembalut beraroma 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Hindari menggunakan pembalut yang mengandung pewangi saat sedang menstruasi, terutama jika anda memiliki kulit sensitive. Kandungan pewangi atau parfum didalam pembalut dapat membuat organ intim anda mengalami iritasi dan memicu keputihan.

Sebaiknya saat sedang menstruasi, ganti pembalut sekitar 3-4jam untuk menghindari munculnya infeksi atau bau tidak sedap pada vagina. 

6. Hati hati dengan perawatan tradisional 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Perawatan tradisional seprti ratus atau gurah vagina, telah lama diyakini dapat membersihkan dan menyehatkan organ kewanitaan. Ratus merupakan salah satu jenis perawatan tradisional pada organ intim wanita yang dilakukan dengan penguapan atau pengasapan vagina.

Ratus bisa dilakukan sendiri di rumah atau di pusat kecantikan, seperti di spa dan salon.Meskipun demikian, belum ada studi yang menunjukkan bahwa perawatan tradisional tersebut efektif untuk menjaga kebersihan dan merawat vagina.

Selain belum terbukti baik untuk kesehatan organ intim kewanitaan, pemakaian uap dan asap panas dari ratus justru memiliki resiko seperti :

1. Kulit vagina melepuh 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Uap yang dihasilkan ramuan ratus memiliki suhu panas, sehingga luka bakar tingkat dua adalah salah satu potensi risiko yang harus diperhitungkan sejak awal.

Bukan vagina berada tepat sejajar dengan kandung kemih dan anus, sehingga luka bakar parah dari penguapan yang terlalu panas dan dekat bisa merusak jaringan kulit di sekitar tiga bukaan ini dan menyebabkan banyak masalah lainnya.

2. Memicu pertumbuhan bakteri dan jamur berlebih 

Tips Membersihkan Area Kewanitaan Dengan Baik Dan Benar

Vagina dilumasi dengan cairan berminyak. Air, produk dari uap rebusan, tidak bersifat melembabkan untuk sel. Sebaliknya, air malah dapat membilas minyak alami dari kulit vagina sehingga membuat vagina jadi lebih kering dan rentan terhadap luka dan iritasi.

Oleh karena itu, infeksi jamur kandida (jenis jamur yang tumbuh subur di kondisi hangat dan lembap) dan bacterial vaginosis merupakan risiko pasti dari ratus wangi. Bacterial vaginosis telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penularan HIV.

Itulah tips tips untuk merawat daerah kewanitaan dengan baik dan benar, semoga kita tidak salah dalam menjaga organ kewanitaan kita lagi ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *