Dirut SBQA Global Serahkan Sertifikasi ISO 27001 Untuk KY

  • Whatsapp
Dirut SBQA Global Serahkan Sertifikasi ISO 27001 2013 Untuk KY 1

garisatu.com – Bertempat di Gedung Komisi Yudisial (KY), Kamis (20/2) Direktur Utama CBQA Global Yessiva kepada Sekretaris Jenderal KY Tubagus Rismunandar Ruhijat menyerahkan Sertifikat ISO 27001:2013.

Sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 27001:2013 diraih KY untuk Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi untuk ruang lingkup Data Center, Help Desk, Pengelolaan Aplikasi dan Infrastruktur di Bidang Data dan Layanan Informasi KY.

Bacaan Lainnya

Didampingi Kepala Pusat Analisis dan Layanan Informasi KY R. Adha Pamekas, Sekjen KY Tubagus Rismunandar mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajarannya atas keberhasilan yang diraih KY.

Dengan capaian seperti itu Tubagus berharap, KY terus meningkatkan prestasi dan berupaya untuk meningkatakan ruang lingkup yang lebih luas lagi.

Serta terus konsisten dalam penerapan setiap tahapan yang ada. Termasuk untuk dimasa yang akan datang terus meningkatkan dengan ruang lingkup yang lebih luas lagi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Layanan Informasi KY Farid Wajdi menyampaikan, dengan sertifikasi ISO 27001:2013 ini diharapkan pengelolaan informasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat.

“Sertifikasi ini seharusnya memacu produktivitas KY dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Semoga konsisten dengan standar dan prosedur-prosedur yang dianjurkan sesuai best practice yang ada,” ujar Farid.

ISO 27001
Foto: https://www.cbqaglobal.com

ISO 27001:2013 merupakan prosedur terdokumentasi dan praktik-praktik standar untuk manajemen sistem yang bertujuan menjamin keamanan informasi di suatu organisasi.

Menerapkan standar ISO 27001 akan membantu organisasi dalam membangun dan memelihara sistem manajemen keamanan informasi (ISMS).

Selain itu ISO 27001 untuk melindungi serta menjaga kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity) dan ketersediaan (availability) informasi.

Direktur Utama CBQA Global Yessiva menyampaikan, sertifikasi yang diperoleh KY merupakan salah satu upaya dalam penerapan tata kelola penanganan dan pengamanan informasi yang baik.

General Manager CBQA Global Anwar Siregar menambahkan, upaya yang dilakukan oleh KY merupakan langkah maju instansi pemerintah terhadap penerapan Sistem Manajemen Keamanan Infornasi di Indonesia.

Ini bukan persoalan melek IT atau kecanggihan teknologi, tetapi lebih kepada kesadaran kepada keamanan informasi itu sendiri.

“KY sebagai lembaga negara yang diamanatkan UUD bisa menjadi contoh sebagai salah satu lembaga negara yang konsisten dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Infornasi (SMKI) di Indonesia,” sebut Anwar.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *