Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Tim Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim

  • Whatsapp
Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Tim Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jatim

Garisatu.com – Sukses mengungkap jaringan pembuat simcard bodong “The Mother of Cyber Crime”, Tim Jogoboyo Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) mendapat apresiasi dari Komisi III DPR RI.

Hal itu dikabarkan oleh Dirreskrimum Polda Jatim Kombespol Pitra Ratulangi kepada garisatu.com melalui pesan WhatsApp.

Bacaan Lainnya

Arteria Dahlan mewakili Komisi III DPR RI yang didampingi Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Dirreskrimum Kombes Pitra Ratulangi, Kabid Humas Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Kasubdit Jatanras Kompol Oki Ahadian P, kepada awak media di Mapolda Jatim (5/3/2020), mengatakan “Komisi III DPR RI mengucapkan apresiasi yang luar biasa terhadap kerja keras, kerja cerdas, dan kerja hebat terhadap jajaran Polda Jatim yang dipimpin bapak Irjen Luki Hermawan”.

Dalam kesempatan itu Arteria juga mengapresiasi upaya inovatif dari Ditreskrimum Polda Jatim yang berhasil mengungkap jaringan yang memproduksi simcard ilegal dengan mencuri data kependudukan orang lain (KK & NIK) untuk registrasi simcard perdana.

Selain itu Tim Jogoboyo dibawah komando Kombes Pitra juga menyita alat produksi simcard tersebut, berupa modem pool registrasi ilegal. Turut dirampas dalam penggeledahan sebanyak 80 ribuan simcard bodong.

Menurut Pitra terbongkarnya jaringan dan metode akun flktif merupakan induk dari kejahatan dunia cyber (The Mother Of Cyber Crime). Turunan dari kejahatan siber seperti ini diantaranya penyebaran hoax, illegal akses, penipuan online, hacker, top up, online shop, arisan online, cyber terorism, cyber narkotics, termasuk kejahatan perbankan seperti yang acapkali terjadi selama ini.

Tersangka Simcard
Para tersangka “The Mother Of Cyber Crime” yang dirilis Ditreskrimum Polda Jatim

Sedangkan para pelaku yang berhasil diringkus adalah tersangka MZ Bin MF (35), berperan sebagai yang membuat serta yang melakukan order fiktif. Tersangka lainnya dengan inisial NS Bin MH (27) berperan sebagai yang menyuplai kartu kartu perdana Axis, Hallo, Indosat, XL yang sudah terigestrasi.

Adapula NF Bin DR (27) yang menyuplai kartu kanu perdana Axis yang sudah terigestrasi dan juga melakukan registrasi kartu perdana XL dan Telkomsel dengan mengunakan No KK dan NIK milik orang lain.

Begitupula MN Bin MS ( 35) tersangka berperan sebagai yang melakukan registrasi kartu perdana Axis dengan mengunakan No KK dan NIK milik orang Iain.

Sementara itu RS (37) menjadi penyedia akun driver. Untu tersangka terakhir FSP Bin YSP TTL (19) Berperan sebagai penjual akun resto.

sumber: humas.polri.go.id

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *