Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

  • Whatsapp
Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Garisatu.com – Konsumsi daging merah merupakan istilah dalam dunia perkulineran yang mengacu pada daging yang berwarna kemerahan. Konsumsi daging merah pda umumnya ialah daging sapi, daging domba, daging kambing hingga daging kuda. Hingga saat ini konsumsi daging merah masih menjadi pro dan kontra. Ada pihak yang setuju bahwa konsumsi daging merah baik untuk Kesehatan namun pihak lain menganggap konsumsi daging merah bisa mendatangkan sejumlah masalah.

Sebetulnya apakah daging merah yang dikonsusi mendatangkan masalah atau mnafaat tergantung dengan jenis dan porsi yang dikonsumsi. Serta seberapa sering mengonsumsinya.

Bacaan Lainnya

Akan tetapi jika di lansir dari halaman The Healthy, jika kita berhenti megnonsumsi daging merah, bisa mendatangkan beberapa manfaat bagi tubuh seperti yang dijelaskan dibawah ini.

1.         Berat badan berkurang

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Jika membatasi konsumsi daging merah bisa mendukung penurunan berat badan karena daging merah cenderung padat kalori.

Menurut Sally Warren, PhD, naturopath tradisional di Metro Integrative Pharmacy, sebagian besar porsi daging melebihi batas kebutuhan protein yang sebenarnya.

Misalkan satu porsi daging tiga ons bisa sekitar 170 kalori, sedangkan sebagian kacang (yang juga sumber protein) mengandung 100 kalori dan tahu sekitar 70 kalori.

Jika dilihat memang perbedaannya sedikit, namun jika konsumsinya sering maka akan terjadi penimbunan lemak di tubuh.

2.         Keseimbangan pH yang baik

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Kita perlu menjaga tingkat asam (pH) yang baik untuk tubuh yang sehat. Tetapi sebagian besar jenis diet modern saat ini terdiri dengan tingkat keasaman yang cukup tinggi, termasuk salah satunya daging merah.

Tingkat asam yang tinggi didalam tubuh akan menciptakan lingkungan yang sempurna untuk berbagai penyakit.

Dan jika ditambah dengan pola hidup kurang sehat seperti kurang tidur atau stress, maka bisa meningkatkan resiko terkena berbagai penyakit seperti diabetes atau kanker.

3.         Perut tidak kembung

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Tubuh kita mencerna daging merah lebih lama dibandingkan dengan makanan lain. Itulah yang menjadi penyebab dari sembelit, sakit perut, atau peningkatan gas didalam perut yang kita raskan setelah mengonsumsi daging merah.

Kita selalu dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan serat dan sehat untuk menjaga Kesehatan saluran cerna.

Mengurangi asupan daging merah dalam jangka Panjang bisa menambahkan bakteri baik di usus, yang bisa menurunkan peradangan diseluruh tubuh dan membuat perut tidak kembung.

4.         Kulit membaik

Untuk mendapatkan kulit yang sehat kita dianjurkan untuk mengonsumsi banyak buah dan sayur yang mengandung vitamin A, C, dan E untuk melawan radikal bebas.

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Sehingga ketika kamu behenti mengonsumsi daging merah dan beralih pada makanan yang lebih sehat, ini akan berkontribusi pada kulitmu juga.

5.         Menurunkan kadar kolestrol

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

Mengurangi asupan daging merah berarti juga menurunkan lemak jenuh yang menyebabkan kolestrol.

Jumlah kolestrol yang tinggi dalam jangka Panjang bisa menyebabkan penumpukan plak pada dinding arteri yang kemudian menjadi penyebab penyakit serangan jantung, stroke, atau serangan iskemik.

Meskipun jumlah kolestrol tinggi juga bisa diperoleh karena factor gen, akan tetapi membatasi asupan daging merah akan lebih jauh mengurangi kadarnya didalam tubuh.

Stop Konsumsi Daging Merah Bisa Berikan 7 Manfaat Ini

6.         Mengurangi resiko kanker

Memangkas konsumsi daging sapi bisa mengurangi risiko kanker usus, terutama jika itu adalah faktor gen. “Diet tinggi lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh yang menyebabkan berkembangnya kanker,” jelas Warren.

Pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan daging merah sebagai kemungkinan karsinogen, yang berarti dapat menyebabkan kanker.

Memasak daging merah pada suhu tinggi juga memicu produksi beberapa senyawa yang dapat menyebabkan kanker usus pada orang dengan kecenderungan genetik.

Daging merah olahan seperti hot dog dan sosis pun memiliki nitrit, baik secara alami maupun sebagai pengawet tambahan. Dan, nitrit dianggap berkontribusi pada kanker.

7.         Lebih energik

Mengonsumsi makanan berkalori mungkin akan menciptakan energi di dalam tubuh. Namun, ketika kita mengonsumsinya secara berlebihan, tubuh justru menjadi mudah lelah dan rentan terhadap berbagai macam risiko penyakit.

Mengganti daging merah untuk makanan yang lebih sehat seperti kacang-kacangan, lemak nabati, biji-bijian utuh, buah-buahan, dan sayuran dapat menghasilkan tingkat energi yang lebih tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *