Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

  • Whatsapp
Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah
Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Garisatu.com – Pemerintah memberikan stimulus penerbangan sebesar Rp 215 miliar. Dari total stimulus tersebut sekitar Rp 175 miliar di antaranya akan ditujukan untuk pembebasan tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara (PJP2U) atau sering dikenal sebagai passenger service charge (PSC).

Diketahui stimulus tersebut berlaku mulai 23 Oktober 2020 hingga 31 Desember 2020 untuk penerbangan domestik sebelum 1 Januari 2021. 

Bacaan Lainnya

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Stimulus ini diberikan tepat menjelang masa libur panjang (long weekend) memperingati hari libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW. Hal itu bisa dimanfaatkan bagi masyarakat yang mau bepergian selama long weekend pekan depan.

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto dalam konferensi pers 22 Oktober lalu menyampaikan, “Setiap penumpang tersebut tidak dibebani biaya PSC karena akan dikeluarkan dari komponen biaya tiket yang akan ditagih oleh operator bandar udara kepada pemerintah,”

President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, menjelaskan selama ini harga tiket pesawat sudah termasuk tarif PSC. Jadi, dengan kebijakan ini maka nantinya tiket pesawat yang dibeli untuk keberangkatan pada periode tertentu, tidak mengenakan PSC di 5 bandara PT Angkasa Pura II.

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Awaluddin merinci besaran tarif PSC Rp130.000/pax untuk keberangkatan dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rp 85.000/pax untuk keberangkatan dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, dan Rp 50.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Sementara itu Rp 60.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Silangit, Rp 65.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Banyuwangi, dan Rp100.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Kualanamu.

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Nantinya, tarif PSC tersebut akan tetap dibayarkan kepada PT Angkasa Pura II, namun bukan dari penumpang pesawat melainkan dari pemerintah dengan menggunakan APBN.

“Harapan dari stimulus tarif PJP2U ini akan memberikan keringanan bagi para penumpang untuk bepergian, menggunakan jasa transportasi udara yang akhirnya akan membangkitkan pertumbuhan industri lainnya seperti pariwisata dan lainnya,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto. 

Stimulus Penerbangan Rp 215 Milyar, Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

Adapun 13 bandara yang mendapatkan stimulus tersebut adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Bandara Internasional Kualanamu Medan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Internasional Lombok Praya.

Kemudian, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Internasional labuan Bajo, Bandara Internasional Silangit, Bandara Internasional Banyuwangi, dan Bandara Adisucipto Yogyakarta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *