Shell Rugi Rp262,45 T Di Masa Pandemi COVID-19: Minyak Mentah Merosot

  • Whatsapp
Shell Rugi Rp262,45 T Di Masa Pandemi COVID-19: Minyak Mentah Merosot
Sumber foto: Alexandr Blinov - AdobeStock

Garisatu.com – Di kuartal II 2020, perusahaan minyak multinasional Inggris-Belanda bernama Royal Dutch Shell mencatat kerugian sebesar US$18,1 miliar setara Rp262,45 triliun (kurs Rp14.500 per dolar AS).

Dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama, yakni laba bersih mencapai US$3 miliar atau Rp43,5 triliun, tentunya kondisi kali ini sangat berkontra.

Menurut Manajemen Shell, kerugian kali ini terjadi akibat harga minyak mentah dunia yang merosot.

Dengan itu seluruh produk Shell ikut turun harga, seperti minyak, gas alam cair (LNG), dan gas berkarbon rendah. 

Tidak hanya itu, berkurangnya permintaan juga salah satu alasan terjadinya penurunan harga.

Dengan begitu penjualan serta produksi perusahaan ikut menurun. Produksi tercatat turun sekitar enam persen menjadi 3,4 juta barel setara minyak per hari.

Selanjutnya, akibat tekanan ekonomi di tengah pandemi COVID-19, beban operasional perusahaan pun naik menjadi US$16,8 miliar atau Rp243,6 triliun. 

“Ini akibat revisi harga (minyak) jangka menengah dan panjang serta asumsi prospek margin dalam menanggapi kondisi pandemi covid-19 dan makroekonomi, serta permintaan pasar energi,” papar manajemen Shell dalam keterangan resmi seperti dikutip dari AFP, Kamis (30/7).

Menurut perusahaan, kerugian yang akan dialaminya diperkirakan akan terus meningkat, menyentuh kisaran US$15 miliar, US$22 miliar hingga Rp217,5 triliun atau setara dengan sekitar Rp319 triliun.

Hal ini karena banyak faktor yang mempengaruhi, termasuk perang harga minyak antara Arab Saudi dan Rusia. Lalu juga dipengaruhi oleh kelebihan pasokan produsen minyak lain. 

“Kami terus fokus pada operasi yang aman, andal, dan langkah-langkah untuk memelihara arus kas untuk mendukung penguatan neraca keuangan kami,” jelas Kepala Eksekutif Shell Ben va Beurden. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *