Sandi Uno: Omnibus Law Dikompor Pihak yang Ingin Memecah Belah Kami

  • Whatsapp
Sandi Uno: Omnibus Law Dikompor Pihak yang Ingin Memecah Belah Kami
Sandiaga Uno

Garisatu.com – Sandiaga Uno, mantan calon wakil presiden, mengungkap bahwa ia mendukung RUU Omnibus Law Cipta Kerja.

Namun beberapa pihak menuduhnya sudah tidak mendukung rakyat setelah gagal mengambil posisi wakil presiden dalam Pemilu 2019 karena mendukung RUU Cipta Kerja. Apa reaksi Sandi?

Berdasarkan rilisnya pada Selasa (10/3) lalu, Sandi tegas bahwa ia tetap berkomitmen memegang visi Indonesia adil makmur baldatun thayyibatun warabbun ghafur, tanpa terpengaruh hasil kampanyenya dan mengimbau masyarakat agar tidak dipecahkan oleh cuapan yang dibentuk kelompok tertentu.

Bacaan Lainnya

“Ya ini (Omnibus Law) dimainkan oleh pihak-pihak yang ingin pecah belah kita. Dan sayangnya banyak sahabat yang salah persepsi. Saya mendukung penciptaan lapangan kerja,” ungkapnya.

Ia harap publik tak melihat sepotong-sepotong respons dirinya terhadap Omnibus Law di media. Agar mendukung keinginan pemerintah tersebut tak dianggap tidak berpihak pada rakyat.

“Saya mendukung penciptaan lapangan kerja. Namun tentunya dengan perhatikan kesejahteraan dan perlindungan buruh, pelestarian lingkungan, kebebasan pers, perimbangan wewenang pusat dan daerah serta pemberdayaan UMKM,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia minta rakyat tetap bersatu, untuk maju bersama. Jangan dengan gampangnya dipecah belah dengan cara membenturkan satu sama lainnya.

Sandiaga Uno telah menyatakan mendukung pemerintah segera menerbitkan undang-undang omnibus law lewat penyataan tertulis. Ia yakin UU omnibus law itu mampu mengembangkan perekonomian Indonesia.

“Dengan investasi yang kondusif maka dapat menggerakkan dunia usaha yang secara tidak langsung mampu mendongkrak perekonomi bangsa,” jelas Sandi dalam pernyataan tertulisnya, Jakarta, Kamis (16/1/2020) lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *