Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

  • Whatsapp
Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung
Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Garisatu.com – Sanu Sandani (17), Remaja dari warga Cinta Asih, Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat ditemukan dalam keadaan tewas di pinggir Jalan Ir H Djuanda, Minggu (1/11/2020) pagi. Remaja tersebut tepatnya ditemukan di sekitar Masjid Raya Al Ihsan Dago atau Darul Hikam. Identitas remaja ini pun baru diketahui ketika petugas melakukan penyelidikan dan meminta keterangan kepada sejumlah saksi.

Ia diduga sebagai korban pembunuhan karena terdapat luka di wajahnya. 

Bacaan Lainnya
Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

“Saat ditemukan korban hanya telanjang dada, hanya memakai celana jeans dan sepatu,” jelas Kapolsekta Coblong Kompol Hendra Virmanto saat dihubungi wartawan, Minggu (1/11/2020).

Karena koban remaja ini merupakan warga Kabupaten Bandung Barat, Hendra pun melakukan koordinasi dengan pihak Polres Cimahi untuk menyampaikan kondisi korban remaja tersebut kepada keluarganya. Tetapi, Hendra belum dapat menyampaikan kronologi jelasnya, guna proses penyelidikan.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Warga yang melihat peristiwa itu pun diminta memberikan kesaksian. Polisi menjamin keamanan, memberi perlindungan, dan merahasiakan identitas saksi.

Hendra mengatakan, keterangan atau kesaksian saksi akan sangat membantu dalam mengungkap misteri peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa secara tragis itu.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

“Bagi yang mengetahui siapa yang berkerumun di wilayah itu ataupun yang mendengar atau melihat secara langsung atau mengenali (para pelaku), silakan laporkan ke Polsek Coblong. Keamanannya (saksi) bakal terjamin dan akan dirahasiakan. Akan kami lindungi,” kata Kapolsek Coblong, Jumat (6/11/2020).

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri mengatakan, saat ini, penyidik tak kenal melakukan penyelidikan intensif atas kasus tersebut. “Kami maksimalkan penyelidikan,” kata Kasatreskrim melalui ponsel.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Kompol Hendra mengatakan, saat ini penyidik Unit Reskrim Polsek Coblong dibantu dengan Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap kasus pembunuhan itu dan menangkap para pelakunya.

Diberitakan sebelumnya, hingga saat ini, selain telah memeriksa 11 saksi dan mengamankan tiga rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, polisi juga telah melakukan prarekonstruksi pada hari Selasa (3/11/2020).

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Dari hasil prarekonstruksi diketahui, kronologi kejadian tersebut bermula saat korban bersama teman-temannya menenggak minuman keras di rumah salah satu saksi.

Korban dan juga teman-temannya kemudian berboncengan menaiki sepeda motor ke kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat hingga pukul 24.00 WIB. Setelah itu, mereka pergi ke arah Dago atas.

Saat tiba di kawasan Dago atas, tepatnya dekat Hotel Sheraton, mereka berpapasan dengan beberapa anak muda yang sedang nongkrong. Anak-anak muda nongkrong itu juga mengendarai sepeda motor.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Saat melihat anak-anak muda tersebut, mereka memutar balik arah kendaraan. Namun anak-anak muda yang diduga pelaku pembunuhan tersebut, mengejar korban dan juga teman-temannya.

Saat tiba di lokasi kejadian Jalan Dago depan Masjid Al Ihsan Dago atau Darul Hikam, para pelaku berhasil mengejar dan memukuli korban dengan menggunakan kayu dan batu.

Sedangkan teman-teman korban bersembunyi di gorong-gorong. Korban tidak sempat sembunyi sehingga dipukuli oleh para pelaku.  Para pelaku kemudian kabur setelah korban tak sadarkan diri.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Keesokan harinya korban ditemukan tak bernyawa dengan wajah dan kepala terluka parah. Dari lokasi kejadian, petugas kepolisian mengamankan balok kayu, batu, dan dan batako yang terdapat bercak darah.

Sementara, satpam perumahan di sekitar lokasi kejadian mengatakan, pada Minggu (1/11/2020) sekitar pukul 02.00 WIB, mendengar orang-orang berteriak-teriak sambil mengejar seseorang.

Remaja 17 Tahun Dipukuli Hingga Tewas Di Dago Bandung

Namun saat itu, saksi memeriksa kejadian tersebut. Sebab kebetulan di pos jaga hanya dirinya yang bertugas. Dia juga mengaku tidak tahu persoalan atau kejadian apa yang menyebabkan para pemuda itu berteriak.

“Saat itu saya melihat ada beberapa orang pemuda berlarian dari atas ke bawah seperti mengejar seseorang sambil berteriak-teriak. Saya kira hanya bercanda. Saya tidak mengecek lantaran di pos hanya seorang diri menjaga kompleks,” ujar saksi yang enggan disebutkan namanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *