PSBB: Inilah 7 Kegiatan Dilarang Selama Wabah Corona

  • Whatsapp
PSBB: Inilah 7 Kegiatan Dilarang Selama Wabah Corona

Garisatu.com – Mulai hari ini, 7 April 2020, DKI Jakarta memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Keputusan ini diumumkan oleh Achmad Yurianto, juru bicara pemerintah RI untuk penanganan wabah COVID-19 di Indonesia, dan disetujui oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Bacaan Lainnya

Tujuannya agar mengurangi penyebaran wabah tersebut lebih lanjut.

[irp posts=”4305″ name=”Anies: PSBB di Jakarta Resmi Pada 10 April”]

[irp posts=”4362″ name=”Anies: Denda 100juta dan Penjara 1 Tahun Jika Kantor Buka Saat PSBB”]

Lalu, apa yang akan terjadi setelah PSBB diterapkan di Jakarta? Aktivitas apa saja yang dilarang selama PSBB berlaku? Berikut pemaparannya.

1. Kegiatan sekolah

  • Kegiatan belajar dan mengajar di dalam sekolah dihentikan, dan bisa dijalani via online.
  • Pengecualian diterapkan kepada lembaga pendidikan, pelatihan, dan penelitian yang berhubungan dengan layanan kesehatan.

2. Kegiatan kerja

  • Pekerjaan kantor diganti dengan sistem Work From Home.
  • Pengecualian ditetapkan kepada TNI Polri, pelayanan kesehatan, komunikasi, kebutuhan pangan, BBM, perekonomian, keuangan, ekspor impor, distribusi dan industri, logistik, dan kebutuhan dasar lainnya.
  • Perkantoran harus bekerja dengan jumlah minimum karyawan, kecuali TNI Polri.

3. Kegiatan keagamaan

  • Seluruh tempat ibadah umum harus ditutup
  • Kegiatan keagamaan dijalani dalam rumah dengan peserta terbatas, dan jaga jarak.
  • Perkecualian untuk pedoman pada aturan UU & Fatwa atau Pandangan Lembaga Keagamaan yang diakui pemerintah.
  • Pemakaman mayat bukan karena COVID-19 hanya boleh dihadiri maksimal 20 orang.

4. Kegiatan Sosial Budaya

  • Dilarang kerumunan orang, hanya boleh diselenggarakan oleh yang berpedoman dengan Pandangan Lembaga Adat Resmi yang diakui pemerintah RI dan peraturan UU.

[irp posts=”4307″ name=”DKI Jakarta Berlakukan PSBB, Ini Catatan Komnas HAM Buat Anies Baswedan”]

5. Operasional transportasi

  • Pembatasan dikecualikan untuk: transportasi umum/pribadi dengan batas jumlah dan jarak antar penumpang.
  • Kecuali pengiriman barang penting dan esensial.
  • Kecuali transportasi layanan kebakaran, hukum, ketertiban, dan darurat.
  • Untuk stasiun, bandara, pelabuhan, untuk kargo, bantuan & evakuasi, dan organisasi operasional tetap berjalan.

6. Fasilitas umum

  • Jumlah orang dibatasi dan jarak antar orang ditetapkan.
  • Kecuali tempat yang menjual bahan pangan dan pokok seperti supermarket, minimarket dan pasar, toko obat dan alkes, barang penting, BBM, gas dan energi.
  • Fasilitas layanan kesehatan tetap buka.
  • Fasilitas umum untuk keperluan dasar warga, termasuk kegiatan olahraga.

7. Pembatasan lainnya

  • Dilarang berkerumunan orang.
  • Kecuali operasi militer atau kepolisian dalam rangka: operasi pusat dan wilayah, Gugus Tugas COVID-19, giat rutin kepolisian.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *