PSBB di DKI Jakarta: Dilarang Bocengan Motor Kecuali…

  • Whatsapp
PSBB di DKI Jakarta: Dilarang Bocengan Motor Kecuali...

Garisatu.com – Pada Jumat, 10 April 2020, DKI Jakarta mulai diterapkan peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menekan penularan wabah virus corona COVID-19.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yugo menjelaskan bahwa pengendara motor pribadi yang berboncengan masih diperbolehkan dengan syarat. Sedangkan pengemudi ojek online (ojol) hanya diperbolehkan untuk mengangkut barang.

“Sepeda motor berboncengan masih boleh, baik pengguna dan dibonceng wajib (pakai) masker dan sarung tangan,” ujar Pak Sambodo, Jumat (10/4).

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo merinci, sepeda motor pribadi memang boleh mengangkut penumpang. Meski begitu, penumpang dan pengendara harus di alamat yang sama, alias satu keluarga.

“Untuk kendaraan bermotor dua pribadi, selain pengendara, juga bisa mengangkut penumpang. Tapi dengan catatan bahwa penumpang tersebut adalah satu alamat dengan pemilik kendaraan dimaksud,” tambah Pak Syafrin.

Selanjutnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB di Jakarta. PSBB di Jakarta resmi berlaku mulai Jumat (10/4) pukul 00.00 WIB.

Pak Anies rasa selama 14 hari ke depan, warga Jakarta lebih mendapat kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga.

Maka itu, masa-masa seperti ini adalah waktu yang tepat untuk mengeratkan hubungan antarkeluarga, dan juga untuk menunjukkan bahwa warga Jakarta merupakan warga yang disiplin.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *