PSBB: 3 Kegiatan Sosial Diperbolehkan Dengan Syarat Tertentu!

  • Whatsapp
PSBB: 3 Kegiatan Sosial Diperbolehkan Dengan Syarat Tertentu!

Garisatu.com – Dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagian besar kegiatan sosial tidak diperbolehkan dalam rangka physical distancing, agar dapat menekan penyebaran wabah virus corona COVID-19.

Terdapat 3 jenis kegiatan sosial dan budaya yang tetap diperbolehkan untuk dijalani, dengan beberapa syarat dan ketentuan.

Bacaan Lainnya

Ketentuan tersebut ada dalam Pasal 17 Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Penanganan Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta.

Pergub itu mencakup 28 pasal dan diteken Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Kamis (9/4/2020).

Inilah kegiatan tersebut:

Sunatan

Pemprov DKI Jakarta mengizinkan kegiatan sunatan dengan tiga syarat selain physical distancing.

  • Pertama, harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Kedua, prosesi khitan hanya boleh dihadiri oleh kalangan terbatas.
  • Ketiga, sebagai konsekuensinya, acara perayaan khitan yang mengundang keramaian mesti ditiadakan.

Pernikahan

Lalu proses pernikahan diizinkan tetap berlangsung di tengah PSBB dengan syarat tertentu. Salah satunya yakni kewajiban menjaga jarak fisik antarhadirin.

Lalu, pernikahan hanya dilakukan di KUA (Kantor Urusan Agama) dan/atau Kantor Catatan Sipil.

Terakhir, pernikahan hanya boleh dihadiri oleh kalangan terbatas. Jika ramai, acara resepsi pernikahan akan ditiadakan.

Pelayatan dan Pemakaman Jenazah

Pemprov DKI Jakarta diperbolehkan jika jenazah tidak positif atau diduga terjangkit virus corona COVID-19.

Prosesi layatan jenazah boleh dijalankan di rumah duka, dan hanya dihadiri oleh kalangan terbatas.

Pasal 16 ayat (1) Pergub 33/2020 menyatakan, “selama pemberlakukan PSBB, dilakukan penghentian sementara atas kegiatan sosial dan budaya yang menimbulkan kerumunan orang”.

Selanjutnya, pada ayat (2), tertera “kegiatan sosial dan budaya sebagaimana dimaksud ayat (1) termasuk pula kegigatan yang berkaitan perkumpulan atau pertemuan: politik, olahraga, hiburan, akademik dan budaya”.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *