Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

  • Whatsapp
Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting
Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Garisatu.comRafathar Malik Ahmad yang merupakan putra sematawayang Raffi Ahmad dan Nagiya Slavina ini kini sudah menginjak usia 5 tahun. Di usia 5 tahun ini, Rafathar sudah pintar berbicara dan kerap mem protes kepada Raffi apabila harus syuting didepan kamera. Beberapa waktu lalu sempat viral video saat Rafathar menolak dan protes ajakan Nagita Slavina berakting di depan kamera.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Hal serupa juga rupanya pernah dialami oleh Raffi Ahmad ketika sedang bersama Rafathar.

Bacaan Lainnya

Rafathar Protes

Hal itu ternyata ada kaitannya dengan sikap para fans ketika sedang meminta foto bersama.

“Karena dia syndrome dari kecil. Dari kecil kalau ada fans yang minta foto nyuruh dia senyum. Dalam hati kecilnya dia, ‘gue tuh lagi enggak mau senyum kok lu suruh senyum?’,” kata Raffi.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

“Dia kalau gue ajak syuting aja, ‘Papa, Aa enggak mau disuruh-suruh ya. Papa, Aa tuh enggak suka syuting, syuting tuh Aa disuruh, Aa tuh enggak mau ketawa, tapi disuruh ketawa,’” kata Raffi menirukan omongan putranya, seperti dikutip dari Video Sikopat, Jumat (2/10/2020).

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Beberapa kalimat yang pernah Rafathar ucapkan tentu menusuk hati sang ayah, Raffi juga merasa kasihan melihat Rafathar yang sedari kecil sudah harus syuting didepan kamera. Hal ini Raffi ungkapkan saat mengisi podcast bersama Deddy Corbuzier. Dalam video bertajuk Dari Mimpi Basah sampai Rafathar / RAFFI AHMAD – Deddy Corbuzier Podcast, Raffi mengaku bahwa anaknya itu sudah tak mau diajak syuting dan protes jika dipaksa.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

“Rafathar tuh ibunya banget. Beda ama gue yang cuek gitu. Dia udah bisa protes, pernah dia bilang ‘bisa enggak, sih, pa, ketemu sama Aa enggak usah pakai kamera?’ itu dia udah ngomong ama gue. Bisa enggak, sih, pa, enggak usah syuting? kayak gitu,” kata Raffi Ahmad.

“Anak gue juga pernah ngomong gini ama gue, ‘Pah, dengerin Aa dong. Sekali aja, Aa suruh dengerin papa terus, papa pernah enggak bisa dengerin Aa?’ Itu pernah terjadi juga,” kata Raffi.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Karena sikap Rafathar yang protes dan kritis tersebut, alhasil Raffi sampai memohon kepada anaknya untuk mau diajak syuting. Hingga akhirnya Rafathar mau membantu Raffi. Hanya saja, usai selesai syuting, Raffi tak menyangka Rafathar akan melontarkan kalimat menohok kepadanya.

“Tolong deh A, ini kliennya udah nunggu 3 jam. Dia bilang ‘oke Aa bantuin papa’. Udah tuh dia mau, selesai cut, terus dia bilang udah, pa, puas? itu gue sedih banget. Dia benaran, pah udah, ya, puas,” ungkap Raffi.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Raffi mengaku anaknya itu memang sudah tak mau lagi kehidupannya selalu disorot kamera. Karena itu, acara program TV yang kerap menayangkan aktivitas keluarga Raffi Ahmad, jarang menampilkan Rafathar.

“Anak gue udah bisa ngomong, Aa tuh cuma pengin main kayak teman-teman, kayak saudara-saudara Aa tanpa disyuting kamera. Makanya, sekarang di acara Janji Suci dia enggak pernah muncul. Karena, ya, udah kita lepasin dia. Makanya gue bilang ke klien-klien, kalau Rafathar bonus aja deh, karena Rafathar udah susah. Gue sendiri aja udah enggak bisa megang,” pungkas Raffi Ahmad.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

Dalam podcastnya bersama Deddy Corbuzier pun Deddy sempat mengingatkan, di luar sana sangat mungkin ada tudingan ia “menjual” Rafathar. Bintang film 40 Hari Bangkitnya Pocong menepis.

“Sebenarnya gue enggak ngejual Rafathar karena Rafathar itu part of gue,” Raffi Ahmad menjawab. Ia lantas terkenang momen bikin film Rafathar bersama sineas Anggy Umbara.

Rafathar Protes Disuruh Suruh Syuting

“Gue tuh cuma pengin mengabadikan dia, masa kecilnya. Gue sebagai bapaknya, ah gue pernah bikinin dia film. Meskipun akhirnya gue juga salah di situ. Wah ternyata film itu bukan satu hal yang buat dicoba-coba,” paparnya panjang.

“Habis itu gue merasa bersalah, karena filmnya disebut gagal ya enggak rugi guenya tapi bukan film yang fantastis. Pas jadi, akhirnya salah juga ya kalau gue bikin film buat kenang-kenangan anak gue,” Raffi Ahmad melanjutkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *