Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

  • Whatsapp
Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?
Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Garisatu.com – Gigi gingsul cukup menjadi dilema bagi sebagian orang. Sebagian orang menganggap gigi gingsul malah akan membuat pemiliknya terlihat lebih manis. Namun beberapa orang berpendapat berbeda, bahwa sebaiknya gigi gingsul sebaiknya dicabut, karena posisi gigi gingsul dianggap membuat senyum menjadi tidak bagus dan mulut terlihat “penuh”. Namun apakah menurut medis, gigi gingsul baiknya dicabut atau didiamkan saja? Simak penjelasannya dibawah ini. 

Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Awalnya, gingsul adalah sebutan bagi gigi taring yang tumbuh tidak diposisi yang benar atau tumbuh tidak diposisi yang seharusnya. Tumbuhnya gingsul disebabkan karena kurangnya ruang akibat lengkung rahang yang terlalu sempit. 

Bacaan Lainnya

Kasus gingsul juga bisa terjadi akibat faktor genetik atau keturunan. Karakter gigi taring itu sendiri juga susah diprediksi, sebab kita tidak akan pernah tahu kapan dan ke arah mana mereka akan tumbuh. 

Gigi taring termasuk salah satu gigi yang mempunyai peran penting di dalam lengkung gigi, meskipun sering kali mengalami gangguan saat pertumbuhannya. 

Peran dan fungsi unik gigi taring di antaranya adalah sebagai berikut: 

• Untuk pedoman rahang bawah saat bergerak membuka atau menutup agar gigi-gigi rahang atas tidak berkontak dengan gigi rahang bawah.

• Sebagai penahan beban kunyah yang besar karena memiliki akar gigi paling panjang di antara semua gigi. 

• Segi estetika. Letaknya berada di sudut lengkung gigi, memiliki bentuk unik transisi antara bentuk gigi seri dan gigi geraham. Gigi ini juga memberi bentuk sudut mulut yang normal agar tidak terlihat kempot.

Nah, jika gigi taring kamu mengalami permasalahan saat tumbuh, mungkin akan beberapa dampak negatif yang bisa kamu alami seperti dibawah ini:

1. Melukai bibir 

Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Alasan pentingnya merawat gigi diakibatkan oleh rawannya gingsul melukai bibir atau lidah karena ujung gigi taring atau gingsul biasanya akan berbentuk meruncing sehingga rentan melukai bibir, lidah, ataupun gusi. 

2. Penumpukan plak gigi 

Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Sela atau ruang kosong yang seharusnya menjadi tempat gigi taring tumbuh menjadi sulit terjangkau oleh sikat gigi, sehingga kita pun menjadi lebih susah untuk membersihkan bagian tersebut. Kondisi tersebut bisa berdampak pada penumpukan plak gigi dan karang gigi. Bahkan, sering juga sampai menyebabkan penyakit gingivitis yang ditandai dengan gusi berdarah.

3. Pengikisan akar gigi 

Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Gingsul ternyata juga bisa mengakibatkan pengikisan akar gigi, meskipun tidak terlihat dari luar. Menurut European Journal of Orthodontics, sebesar 17,7 persen keadaan gingsul menyebabkan pengikisan akar gigi  pada giti tetangganya.

Pengikisan akar terjadi pada gigi seri samping, gigi premolar satu, dan gigi seri tengah. Berikut rinciannya:

• Gigi seri samping: 12,6 persen

• Gigi premolar satu: 4,8 persen

• Gigi seri tengah: 2,1 persen

Karena posisinya yang menuai cukup banyak pro kontra, sebenarnya memilih untuk mencabut atau mendiamkan gigi gingsul tergantung pada pemiliknya. Apakah posisi atau kondisi gigi gingsul mempengaruhi kesehatan gigi dan mulutnya atau tidak.

Sebelum mencabut gigi gingsul, kamu harus memperhatikan terlebih dahulu kondisinya, apakah gigi tersebut masih sehat dan berfungsi dengan normal atau sebaliknya. Namun tidak jarang juga orang memilih opsi untuk memasang kawat gigi atau behel untuk merapikan posisi gigi yang tumbuh tidak sesuai dengan tempatnya. Selain itu, tindakan ini juga berfungsi untuk memperbaiki posisi gigi secara keseluruhan dan membenahi kontak antara gigi rahang atas dengan rahang bawah. 

Problema Gigi Gingsul, Rawat Atau Diamkan Saja?

Merawat gigi gingsul dengan kawat gigi bisa diawali dengan satu dari dua tindakan berikut:

• Pencabutan pada satu gigi belakang yang terdapat di rahang atas (gigi premolar 1). Ini dilakukan agar gigi taring bisa mendapatkan tempat di lengkung rahang.

• Pelebaran lengkung gigi menggunakan alat ekspansi. Tindakan ini dilakukan untuk menyediakan tempat bagi gigi gingsul.

Jenis kawat gigi yang digunakan biasanya juga bervariasi, salah satunya jenis kawat gigi self ligating, yang bisa mempercepat prosedur pemakaian kawat gigi untuk memperbaiki gigi gingsul. Kamu bisa memilih opsi perawatan gigi gingsul sesuai dengan keinginanmu. Jika kamu menyukai gigi gingsul dan posisi gigi tersebut tidak mengganggu kesehatan gigi dan mulutmu, kamu bisa senantiasa mendiamkannya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *