Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

  • Whatsapp
Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim
Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

Garisatu.com – Seorang pria dengan inisial HO membunuh tetangganya sendiri di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berinisal HO, warga Kecamatan Tegalsiwalan. 

Kisah berawal dari istri HO yang kerap diganggu oleh korban, bahkan istrinya mengaku sempat diperas dan juga korban sering menemui istrinya saat HO tidak ada dirumah. 

Bacaan Lainnya
Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

Berlanjut dari hal tersebut, HO merasa tidak terima dan kemudian merencanakan aksi pembunuhan kepada korban pada hari Senin  19 Oktober 2020 lalu. 

Dalam melakukan aksinya, HO menyuruh istrinya untuk megajak korban ikut ziarah rutinan keluarga ke makam Habib Sholeh di Jember dengan mengendarai mobil.

Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

Usai pulang dari Jember, setelah buang air kecil di pinggir sungai, tersangka yang melihat korban tengah tertidur dalam mobil langsung melakukan aksinya.

Melihat korban sedang tertidur, HO pun mengambil golok yang disiapkannya terlebih dulu di bawah kursi mobil dan langsung menggorok leher korban. Seperti yang disampaikan oleh Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan dalam konferensi pers di Mapolres Probolinggo, Jumat (6/11/2020).

Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

Sebelumnya korban sempat bangun dan menangkis, namun korban tetap berhasil dibunuh. Usai membunuh korban, HO membuang jasadnya. Kemudian jasad korban ditemukan oleh warga di sungai di Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, pada Jumat 23 Oktober 2020.

Penemuan mayat tersebut langsung dilaporkan ke polisi dan polisi langsung mendatangi lokasi dan membawa jasad ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

Pria Bunuh Tetangga Sendiri Di Jatim

HO akhirnya berhasil ditemukan oleh polisi setelah melalui penyelidikan. HO ditangkap pada hari Kamis, 5 November 2020. 

Selain menangkap HO, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu mobil Panther, dan sebilah golok yang diduga digunakannya untuk menghabisi nyawa korban.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP Sub 338 KUHP dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *