Penyamaran Bupati PPU Menjadi Penumpang Feri

  • Whatsapp
Penyamaran Bupati PPU Menjadi Penumpang Feri
Penyamaran Bupati PPU Menjadi Penumpang Feri

Garisatu.comH. Abdul Gafur Mas’ud, S.E. adalah Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Periode 2018-2023. Lahir di Kampung Baru, Balikpapan Barat, Balikpapan, Kalimantan Timur pada 7 Desember 1987.

Penyamaran Bupati PPU

Penyamaran Bupati yang menjadi penumpang feri dengan menutup kepala dengan kain hitam diikat dan menggunakan masker hitam logo TNI/Polri dan menjadi penumpang feri.

Bacaan Lainnya

Bupati yang kerap di sapa AGM ini naik kapal feri PPU-Balikpapan pada Rabu (16/9/2020) tanpa diketahui orang lain untuk memantau kedisiplinan warganya menjalankan protokol kesehatan atau tidak.

Dan ternyata, AGM kecewa lantaran banyak masyarakat yang tidak mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan, seperti yang terlihat dalam video yang diambil oleh AGM, banyak masyarakat tidak mengenakan masker saat berpergian, bahkan termasuk petugas.

64379 tangkapan layar akun abdulgafurmasud

”Saya nyamar jadi anak motor. Naik ke feri ternyata banyak warga yang ngeyel enggak bermasker termasuk petugas (feri),” ungkap AGM.

Melihat kondisi seperti itu, AGM tidak langsung menegur masyarakat dan juga petugas, dia mendokumentasikan perstiwa tersebut dalam sebuah video.

AGM merasa penyamarannya akan ketahuan apabila dia menegur langsung. Jadi lebih baik dibuat video saja. Kemudian video AGM tersebut pun menjadi viral di sosial media.

5da99b722f9f0

Menanggapi video tersebut, banyak netizen meminta AGM untuk memberikan sanksi kepada para petugas dan juga masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. AGM menyatakan akan diberlakukan denda nantinya.

“Tapi nanti kita bikin peraturan bupati (Perbup) saja denda,” tegas dia.

AGM berencana menaikan sanksi denda dari sebelumnya Rp 50.000 menjadi Rp 1 juta.

“Ini bukan menghukum tapi sebagai efek jera. Karena kita sudah bagikan masker ke warga. Jadi enggak ada alasan lagi enggak bermasker,” tegas dia.

Peraturan ini sedang dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri oleh Kabag pemerintahan Setkab PPU dan akan disosialisasikan selama satu pekan kemudian diberlakukan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *