Pengguna Transmisi Otomatis Selalu Perhatikan Hal Ini

  • Whatsapp
Pengguna Transmisi Otomatis Selalu Perhatikan Hal Ini

Garisatu.com – Berbagai alasan masyarakat memilih mobil dengan transmisi otomatis. Namun begitu, tak banyak yang tahu bagaimana menggunakan transmisi yang baik dan benar.

Salah satu yang kerap dilakukan para pengguna mobil matik yaitu menempatkan tuas transmisi ke posisi D (Drive) saat macet.

Bacaan Lainnya

Transmisi Otomatis

Pengguna Transmisi Otomatis Selalu Perhatikan Hal Ini

Kemacetan di jalanan raya perkotaan yang membuat kendaraan mobil harus berhenti tentu ada banyak faktornya.

Misal kalian terpaksa berhenti di jalan raya karena lampu lalu lintas sedang menyala merah selama beberapa detik atau terpaksa berhenti sejenak akibat kemacetan oleh kendaraan di depan.

Perbedaan waktu berhenti di jalanan akan menentukan jenis transmisi yang harus kalian setel pada mobil.

Pengguna Transmisi Otomatis Selalu Perhatikan Hal Ini

Untuk kondisi jalanan macet yang tidak terlalu parah sehingga kalian harus berhenti kurang dari 10 detik maka cukup membiarkan tuas tetap pada posisi D. Pada kondisi berhenti yang sebentar maka cukup membiarkan tuas dalam posisi D untuk membuat kalian lebih sigap saat harus bergerak maju.

Membiarkan tuas tetap dalam posisi D saat berhenti sejenak memiliki manfaat agar kinerja pompa hidrolik lebih ringan.

Sementara jika macet yang terjadi cukup panjang dan harus membuat kalian berhenti lebih dari 10 detik, maka transmisi sebaiknya dipindahkan ke posisi netral.

Masukkan tuas menuju posisi N kemudian aktifkan rem untuk parkir. Tujuan memposisikan mobil dalam keadaan ini adalah untuk mencegah mobil bergerak maju saat pedal rem tak sengaja dilepas.

Manfaat lainnya adalah agar mesin tidak menjadi berat karena tidak terjadi gesekan di transmisi serta membuat konsumsi BBM lebih hemat.

Jika berkendara menggunakan mobil transmisi otomatis di jalanan yang menanjak dan dalam kondisi macet, maka ada beberapa perbedaan cara mengemudi mobil otomatis saat macet di tanjakan dengan kondisi jalanan yang rata.

Pasalnya, kondisi jalanan menanjak memiliki risiko mobil dapat bergerak mundur jika salah memposisikan mobil dan mengancam kendaraan lain yang ada di belakang mobil.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *