Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

  • Whatsapp
Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar
Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Garisatu.com – Mpasi ( makanan pendamping ASI ) adalah makanan yang diberikan kepada anak pada umur 4 dan 6 bulan hingga anak berusia 2 tahun. Pemberian Mpasi ini adalah makanan tambahan yang diberikan kepada anak Ketika ASI itu sendiri sudah tidak dapat mencukupi tumbung kembang anak secara optimal. Mpasi juga bertujuan untuk melatih kemampuan makan anak, mulai dari mengunyah, menelan, hingga kemampuan anak dalam mengenal rasa dan tekstur makanan. 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Mpasi biasanya diberikan pada anak umur 4 atau 6 bulan, sebab jika mpasi diberikan terlalu dini, maka dikhawatirkan akan timbul beberapa resiko. Salah satunya saluran cerna anak yang belum sempurna akan bekerja lebih ekstra untuk mengolah makanan padat sehingga bisa menimbulka gangguan pencernaan. Sebaliknya jika mpasi diberikan terlalu lambat, dikhawatirkan anak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. 

Bacaan Lainnya

Seperti yang dikutip dari WHO.int, pada usia sekitar 6 bulan ini kebutuhan anak akan energi dan nutrisi mulai melebihi apa yang disediakan oleh ASI sehingga diperlukannya pemberian mpasi ini. kesiapan anak dalam menerima pemberian mpasi bisa dilihat dari kepalanya. Anak dinilai sudah bisa diberikan mpasi saat dia sudah bisa menegakkan kepalanya.

Nah berikut ini kita akan membahas detail detail penting lainnya dari mpasi yang perlu diperhatikan pada anak. 

1. Jenis makanan mpasi pertama 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Biasanya saat memulai memberikan mpasi pada anak tentu akan merasa bingung dan ragu. Saat anak berusia 4 sampai dengan 6 bulan biasanya kandungan gizi didalam asi seperto protein, lemak, dan kalori sudah berkurang.

Zat besi cadangan lahir pada bayi juga sudah mulai habis. Maka dari itu, mpasi pertama yang harus diberikan kepada anak adalah yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, zat besi, dan zinc.

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Sebaiknya memilih protein hewani seperti daging merah (daging sapi). dan ibu bisa memberikan lemak seperti yang berasal dari minyak kelapa, minyak zaitun, minyak jagung, atau santan. 

Disarankan untuk mpasi pertama juga sebaiknya tidak boleh diberikan menu tunggal saja seperti bubur tepung beras, sebab dikhawatirkan anak akan kekurangan asupan gizi lainnya. Maka pemberian mpasi harus dipastikan dengan menu yang seimbang. 

Sedangkan untuk tekstur dan kepadatan makanan yang diberikan pada anak juga harus disesuaikan dengan umurnya, berikut penjelasannya :

– Usia 6 bulan : makanan yang memilikitekstur lumat, bahan makanan bisa di blender atau disaring. 

– Usia 8 bulan : anak diharuskan belajar untuk mengonsumsi makanan yang bertekstur lebih kasar, seperti bubur nasi. Selain itu anak juga harus diajarkan makan dengan finger food (yang digenggam), makanan finger food bisa berupa biscuit bayi, potongan buah (pastikan buah yang lunak seperti alpukat, pisang) dll. 

– Usia 10 bulan : bayi sudah bisa mengonsumsi nasi tim 

– Usia 12 bulan atau 1 tahun : bayi sudah bisa mengonsumsi makanan keluarga. 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

2. Jam makan mpasi 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Pengaturan jam makan mpasi sangat penting untuk dilakukan sehingga dengan cara ini, bayi bisa mengerti kapan waktunya untuk makan. Jam makan mpasi juga disarankan dengan waktu yang sama setiap harinya, seperti jam 8 pagi, jam 12 siang, dan jam 4 sore. Sedangkan jeda antara pemberian asi dan mpasi harus diselang 2 jam supaya bayi memiliki waktu untuk mengosongkan lambungnya. 

3. Metode memasak mpasi 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Mpasi bisa dimasak dengan cara dikukus atau direbus tergantung dari menu yang diberikan. Metode kukus dan rebus ini memastikan tekstur makanan tidak keras sehingga bayi bisa lebih mudah dalam mengonsumsinya.

Namun bayi juga perlu diperkenalkan dengan berbagai jenis makanan dengan Teknik masak yang berbeda, termasuk mpasi yang digoreng, karena bayii tetap membutuhkan lemak. Saat fase mpasi ini pun yang harus diperhatikan oleh ibu ialah menu makanannya.

Ibu harus sering membuat menu yang veriatif dan harus mengetahui apa yang disukai oleh sikecil supaya mendukung nafsu makannya. 

Untuk pemberian gula dan garam pun diperbolehkan saat mpasi, asalkan tidka berlebihan. Takaran garam yang disarankan yakni 1 gram perhari, sedangkan untuk takaran gula tidak boleh melebihi 10% dari total kalori makanan atau susu formula. 

Memasak dengan metode slow cooker atau Teknik memasak lebih pelan dengan suhu rendah tidak sampai 100 derajat juga diperbolehkan. Metode ini tidak merusak kandungan gizi dalam makanan kecuali vitamin B dan vitamin C yang akan rusak karena termasuk vitamin yang larut didalam air. Metode slow cooker ini biasanya memakan waktu sampai 9 jam. 

Pemberian Mpasi Yang Baik Dan Benar

Itulah penjelasan seputar mpasi yang perlu diperhatikan jika ibu bauru memulai memberikan mpasi pada anak. Jika anak menolak mpasi, disini ibu tidak boleh menyerah sebab pentingnya mpasi untuk pemenuhan gizi anak.

Sebaiknya ibu perhatikan apakah ada yang salah saat pemberian mpasi, misalkan kondisi anak yang tidak fit, atau kondisi psikologisnya sedang senang atau tidak, atau bisa jadi memang rasa makanannya yang kurang enak bagi anak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *