Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

  • Whatsapp
Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum
Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Garisatu.com – Film Story of Kale: When Someone’s In Love yang merupakan spin off dari fil Nanyi Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) baru saja dirilis pada 23 Oktober 2020 lalu. Namun bukan dirilis dibioskop pada umumnya mengingat situasi pandemi, film Story of Kale dirilis melalui platform Bioskoponline.com dan dapat disaksikan dengan hanya Rp 10.000 saja. 

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Kemudahan menonton film ini kemudian membuat pihak lain ‘mudah’ melakukan kecurangan terhadap film, seperti contohnya pembajakan. Saat film Story of Kale ini menjadi korban pembajakan, sutradara Angga Dwimas Sasongko pun tidak tanggung tanggung dalam menghadapi pembajak. 

Bacaan Lainnya

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

“Saya menyatakan perang sama kalian yang membajak, sebar bajakan dan bangga nonton bajakan. Sumpah demi anak saya, saya akan pakai segala resources saya buat masukin kalian ke penjara, atau setidaknya bikin hidup kalian ga nyaman. Retaliation begin,” cuit Angga melalui akun Twitternya pada Senin (26/10).

Kala itu Angga mengaku sudah mengetahui identitas nama pembajak serta mengumpulkan bukti lebih lengkap lagi guna membuat laporan ke Mabes Polri. Angga ternyata benar-benar membawa kasus pembajakan film di bawah naungan rumah produksi Visinema itu ke jalur hukum. 

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Laporan ini bukan hanya satu film saja yang dibuat, namun sudah ada beberapa film yang dilaporkan. Selain Story of Kale: When Someone’s In Love, laporan juga dibuat untuk film Keluarga Cemara.

Pelaporan kasus ini dilakukan Visinema pada 20 Juli 2020. Angga dan Visinema Pictures pun memperkarakan ke jalur hukum terhadap para pelaku dan berbagai bentuk pembajakan yang ditujukan kepada produk Intellectual Property (IP).

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Akhirnya, pada tanggal 29 September 2020, salah satu pelaku pembajakan IP Visinema berinisial AFP berhasil ditangkap Tim Siber Mabes Polri. Visinema mengapresiasi langkah yang dilakukan petugas kepolisian yang cukup sigap menangani kasus pembajakan laporannya.

“Saya mengapresiasi Unit Siber Mabes Polri atas upayanya melakukan penegakan hukum. Membantu para seniman menuntut dan menegakkan keadilan dengan ditangkapnya tersangka pelaku pembajakan,” kata Angga Dwimas Sasongko, CEO dan Founder Visinema dalam keterangan tertulisnya.

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Dengan adanya penangkapan pelaku pembajakan oleh aparat, Visinema berharap ini dapat menjadi babak baru perlawanan oleh para seniman dan kreator menghadapi pembajakan. Diharapkan supaya kedepannya orang tidak dengan mudah berfikir untuk membahak sebuah karya berhak cipta.

“Saya paham bahwa menghapus pembajakan itu hal yang sulit, tetapi sudah saatnya kita bergerak melakukan perlawanan dengan menempuh jalur hukum,” tutur Angga.

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

Mengantisipasi terjadinya pembajakan terhadap kekayaan intelektual yang dimiliki, Visinema Pictures mendaftarkan semua karya cipta yang dimilikinya ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Bertujuan supaya karya-karya tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara sah legalitasnya.

Visinema Pictures juga mengimbau semua kalangan untuk menghargai karya cipta anak bangsa dengan cara mengakses segala kekayaan intelektual secara sah dan legal melalui platform daring yang telah memiliki izin terhadap penayangan kekayaan intelektual seperti musik, video, film atau yang lainnya.

Pembajak Film Story of Kale Dibawa Ke Jalur Hukum

“Saya mengajak penikmat film Indonesia untuk mulai bisa menikmati konten-konten atau film secara legal. Bukan hanya sebagai upaya dalam memajukan industri perfilman, tetapi juga sebagai usaha membangun budaya yang baik, budaya yang apresiatif terhadap karya orang lain,” tandas Angga Dwimas Sasongko.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *