Paspornya Akan Diblokir: 689 WNI Mantan Anggota ISIS

  • Whatsapp
Paspornya Akan Diblokir: WNI Mantan Anggota ISIS

Garisatu.com – Mahfud MD, Menko Polhukam, mengungkap bahwa Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah memblokir paspor milik Warga Negara Indonesia (WNI) yang teridentifikasi pernah atau masih bergabung dengan grup teroris ISIS.

“Paspornya diblokir sehingga nanti tidak bisa masuk lagi ke Indonesia,” ujar Pak Mahfud di Gedung Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Lanjut Pak Mahfud, pemblokirannya dilaksanakan pemerintah terhadap WNI usia dewasa. Akan tetapi mereka tidak melakukan pemblokiran paspor terhadap WNI anak-anak ISIS di bawah usia 10 tahun yang telah terdata dan teridentifikasi pernah bergabung.

Bacaan Lainnya

Pak Mahfud lalu mengungkapkan bahwa anak-anak di bawah 10 tahun dan yatim piatu akan dipulangkan kembali ke Indonesia, lalu kemudian diupayakan program deradikalisasi.

“Kita ke prinsipnya saja dulu lah bahwa anak-anak di bawah 10 tahun yang yatim piatu itu akan dipulangkan, itu kebijakannya sudah resmi,” ujar Pak Mahfud.

Lanjut Pak Mahfud, untuk sekarang pemerintah masih melakukan proses identifikasi dan pendataan terhadap para anak-anak tersebut. Akan tetapi, untuk persoalan teknis pemulangan, mereka tidak dapat menjelaskan lebih detil.

“(pendataan) Dilakukan oleh tim gabungan yang pimpinannya itu BNPT,” ungkap Pak Mahfud.

Sebelumnya, pemerintah juga telah memutuskan untuk tidak lagi menerima 689 WNI mantan anggota ISIS untuk masuk lagi ke dalam Indonesia. Hal ini dikarenakan oleh rasa khawatir pemerintah atas efek ratusan WNI yang pernah atau masih bergabung dalam grup terorisme, ISIS, yang dapat menyebarkan pemikiran terorisme dan mencuci otak para masyarakat di seputar Indonesia.

Akan tetapi, anak-anak WNI mantan anggota ISIS masih diberi peluang dari Presiden Jokowi untuk pulang ke Indonesia.

“Kita memang masih memberikan peluang untuk yang yatim, yatim piatu, yang ada berada pada posisi anak-anak. Tapi kita belum tahu apakah ada atau tidak ada, saya kira pemerintah tegas untuk hal ini,” ungkap Pak Jokowi saat menerangkan masalah ini di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/2).

Bendera ISIS

1920px AQMI Flag asymmetric.svg

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *