#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

  • Whatsapp
#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?
#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

Garisatu.com – Berolahraga pagi hari atau malam hari secara teratur sudah terbukti ampuh dalam menunjang gaya hidup yang sehat. Dengan rutin mengolah fisik, anda bisa membakar lemak, membangun massa otot, hingga menyehatkan jantung. Selain itu, olahraga juga terbukti bisa meningkatkan daya ingat, mengurangi stress dan mencegah depresi.

Melihat besarnya manfaat dari olahraga yang bisa kita dapatkan, organisasi kesehatan dunia, WHO juga menyarankan kita untuk berolahraga.

Bacaan Lainnya

Seperti yang dilansir dari Global Recommendations on Physical Activity for Health, orang yang berusia 18 hingga 64 tahun idealnya berolahraga dengan intensitas sedang selama 150 menit tiap minggu.

Atau, jika Anda mampu berolahraga jenis aerobik atau intensitas tinggi, sediakan waktu 75 menit setiap minggunya.

Bagi orang yang sering berolahraga atau ingin memulai olahraga, mungkin terkadang akan terbesit pemikiran adakah waktu ideal untuk berolahraga, atau kapan saja bisa digunakan untuk berolahraga?

Sebagian orang menganggap olahraga pagi akan lebih baik karena tubuh lebih bugar, sebelum energi terkuras habis untuk beraktifitas seharian.

Namun ada pula yang berpendapat olahraga pagi hari malah menguras tenaga dan mengganggu aktifitas sepanjang hari. Pendiri Make Your Body yang fokus pada penurunan berat badan, Dave Smith, mempunyai jawabannya.

#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

“Waktu terbaik untuk berolahraga adalah waktu yang membantu Anda konsisten,” kata Smith, dilansir dari Forbes.

Sementara itu, ahli fisiologi olahraga dari San Diego State University, Fabio Comana, menyebut bahwa tidak ada patokan baku terkait waktu terbaik untuk berolahraga.

Menurutnya, waktu terbaik untuk berolahraga tergantung ritme sirkadian alias jam biologis seseorang.

“Ritme sirkadian turut mengatur detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh saat berolahraga,” jelasnya.

#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

Sejumlah ahli menyarankan supaya berolahraga pada pagi hari karena semangat masih belum luntur setelah seharian beraktifitas.

Tekanan atau stress akibat pekerjaan dan rutinitas sehari hari juga cenderung belum menumpuk pada awal hari.

Selain itu, manfaat lain dari olahraga pada pagi hari ialah mempercepat metabolisme tubuh. Sehingga laju pembakaran kalori sepanjang hari juga bisa meningkat. Ini cocok bagi anda yang sedang menjalankan program diet.

Orang yang berolahraga pada pagi hari juga cenderung memiliki gaya hidup yang sehat, karena dipicu oleh kebiasaan memilih asupan makanan yang sehat. Kekurangan dari berolahraga pada pagi hari ialah rentan kram otot atau kaku sendi.

Sedangkan sebagian orang tidak bisa menikmati aktifitas pada pagi hari, termasuk berolahraga. Dan golongan ini cenderung merasa lebih berenerjik pada siang atau sore hari. Ketika mereka dipaksa untuk mengganti jam olahraga menjadi pagi hari, maka hasilnya bisa jadi tidak optimal.

1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

Ahli seperti Dave Smith menyebut tidak masalah jika kita lebih nyaman berolahraga pada sore hari. Poin pentingnya ialah kita menikmati proses berolahraga sehingga lebih konsisten dalam menjalaninya.

Studi lain menemukan fakta bahwa olahraga pada sore atau malam terkait dengan minimnya stres dan performa yang lebih baik.

#1 Olahraga Pagi Hari Atau Malam Hari, Mana Lebih Baik?

Namun, olahraga di sore atau malam hari bisa membuat suhu tubuh awet tinggi sepanjang malam. Hal itu dikhawatirkan bisa membuat tidur tidak nyenyak.

Nah, setelah mengetahui plus dan minus dari olahraga pagi dan sore, kini waktunya kamu untuk menyusun strategi supaya olahraga fisik bisa semakin efektif. Beberapa cara diantaranya adalah

–           Jangan memaksa tubuh

Tubuh setiap orang dirancang memiliki kemampuan masing-masing. Tak perlu ambisius memaksakan target tertentu.

Salah-salah, bisa cidera atau memantik risiko kesehatan serius. Olahraga bukan satu-satunya jalan untuk mencapai tujuan. Perlu juga diimbangi pola makan, kualitas tidur, dll.

–           Kualitas diatas kuantitas

Banyak orang fokus pada durasi olahraga ketimbang kualitas gerakannya. Lebih baik mengolah tubuh dengan kualitas sebaik mungkin dalam waktu singkat, daripada waktunya panjang tapi gerakan alakadarnya.

–           Tantang diri sendiri

Laiknya otak, otot kita juga butuh latihan agar lebih kuat. Tantang tubuh untuk memaksa otot beradaptasi. Dengan kata lain, Anda perlu menambah sedikit demi sedikit porsi latihan atau gerakan baru dari capaian sebelumnya. Jika porsi latihan tidak ditingkatkan, otot tubuh tidak berkembang atau mengalami perubahan.

–           Belajar menikmati

Rebahan atau mager barangkali lebih nyaman ketimbang olahraga. Namun, kita wajib berolahraga untuk hidup sehat. Cobalah menikmati setiap sesi latihan saat berolahraga. Dengan menikmati prosesnya, hati jadi lebih enteng mengerjakan setiap tantangan atau gerakan olahraga. Bila perlu, datangi pusat kebugaran atau lapangan khusus olahraga agar lebih bersemangat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *