Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

  • Whatsapp
Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker
Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

Garisatu.com – Setelah berhasil mengamankan sebanyak 1.377 pemuda dan pelajar terkait unjuk rasa menolak Omnibus Law pada Selasa 13 Oktober 2020 lalu oleh Polda Metro Jaya bersama Polres, petugas kemudian melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap pemuda dan pelajar tersebut dan ternyata 80% dari 1.377 orang yang diamankan masih berstatus pelajar, bahkan ada lima orang yang diketahui sebagai pelajar sekolah dasar (SD). 

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

“Ada 1.377 yang kami amankan, baik itu sebelum unjuk rasa dan pascaunjuk rasa,” kata Kombes. Pol. Drs. Yusri Yunus. 

Bacaan Lainnya

“Dari 1.377 ini, dievaluasi 75-80 persen adalah anak-anak sekolah. Kurang lebih 900, 800 sekian, bahkan ada lima orang anak SD yang umurnya sekitar 10 tahun,” kata Yusri.

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut bahwa para murid yang ikut demo adalah bentuk kepedulian terhadap bangsa dan bukanlah hal yang harus dilarang. Namun menurut Anies, harus ada pengarahan yang tepat agar nantinya malah tak membuat masalah dan keributan, dengan cara membangun komunikasi lewat pendidikan. 

Para guru bisa mulai memberikan tugas kepada murid untuk mengkaji UU yang menuai polemik itu.

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

“Anak-anak ini harus diajak dialog lebih banyak. Nanti kalau sekolahnya sudah mulai nanti gurunya bisa kasih tugas kok. Kaji ini soal UU Cipta Kerja,” ujar Anies di hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2020) malam.

Dengan mengkaji dan mempelajari UU itu, maka para murid tak hanya sekadar demonstrasi saja. Mereka sudah tahu mana yang salah dan benar dari regulasi tersebut.

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

“Di mana letak yang menurut anda harus diperbaiki, dimana letak menurut anda yang tidak disetujui,” jelasnya.

Disisi lain, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumeri juga menyayangkan aksi anak sekolah tersebut. Dia beranggapan bahwa seharusnya mereka belajar, bukan berdemo.

Murid Akan Ditugasi Pelajari UU Ciptaker

“Itu sangat disayangkan pelajar setingkat menengah demo di jalanan yg rentan,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (8/10).

Jumeri pun meyakini bahwa para pelajar tersebut hanya ikut-ikutan saja, tidak mengerti konteks dari demonstrasi itu sendiri. Sehingga dia meminta koordinator pelaksana aksi unjuk rasa untuk tidak melibatkan para pelajar yang masih di bawah umur.

“Saya juga punya keyakinan mereka belum tahu persis sebenarnya apa yang diperjuangkan,” imbuhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *