#1 Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

  • Whatsapp
Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua
Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

Garisatu.com – Wakil Ketua DPR, Abdul Muhaimin Iskandar, mengaku akan berjuang untuk kesejahteraan masyarakat Papua.

Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

Cak Imin, sapannya, menyampaikan hal itu saat melakukan safari Politik Kesejahteraan bersama Masyarakat Papua secara virtual.

Bacaan Lainnya

“Secara bersama-sama, seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan di DPR. Saya akan terus berjuang bagi kesejahteraan Papua. Hati saya selalu bersama-sama masyarakat Papua,” kata dia, dalam keterangan yang diterima. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (31/8).

Muhaimin mengatakan, terdapat dua hal mendasar untuk membangun Papua pada masa depan.

Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

Pertama, pembangunan harus berpijak dan berlandaskan pada pendekatan kebudayaan dengan nilai, tradisi, etika, norma, budaya, hukum adat serta aturan khusus yang dimiliki masyarakat Papua, katanya.

“Jalan kebudayaan akan mampu membangun kohesivitas dan solidaritas sosial, menjadikan masyarakat asli Papua merasa memiliki dan tidak terasing di tanah kelahiranya,” kata dia.

Kedua, masa depan Papua hanya bisa diwujudkan dengan transformasi pembangunan dari yang bersifat eksklusif menjadi inklusif.

Pendekatan ekslusif di masa lalu, menurut dia, telah menciptakan pertumbuhan yang buruk dan mengarah pada pengucilan atau ekslusi sosial masyarakat Papua sendiri.

Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

Muhaimin Akan Terus Berjuang Bagi Kesejahteraan Papua

“Pembangunan inklusif di Papua adalah sebuah model pembangunan yang dalam pelaksanaannya harus melakukan dua hal sekaligus, yakni pelaksanaan demokrasi langsung dan distribusi infrastruktur sosial,” kata Cak Imin.

Di acara yang sama, Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, mengatakan sejumlah kendala tidak bisa dikesampingkan ketika berbicara papua. Mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pertanian.

“Pendidikan, kesehatan dan pertanian masih sangat terkendala. Pembangunan infrastruktur jalan dari ibu kota kabupaten ke ibu kota kecamatan belum terakses. Dari distrik ke kampung-kampung juga belum terakses,” katanya.

Selain itu, banyak anak-anak warga Jayapura terpaksa harus sekolah di kota yang jauh karena tidak adanya fasilitas pendidikan di kampung-kampung. “Banyak anak disekolahkan di kota karena tidak ada layanan pembangunan pendidikan di kampung,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *