Melahirkan Secara Normal? Jangan Lakukan Ini!

Melahirkan Secara Normal? Jangan Lakukan Ini!

Garisatu.com – Meskipun perkembangan jaman dan teknologi sudah canggih, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak orang yang memilih untuk melahirkan secara normal. Entah itu karena factor biaya, atau untuk Kesehatan bayi. Tetapi sebelum kamu menjalani proses melahirkan secara normal, kamu perlu mengetahui beberapa hal penting terlebih dulu.

Proses melahirkan secara normal akan sangat menguras tenaga, baik secara fisik maupun mental. Lalu, untuk masa pemulihan biasanya dibutuhkan waktu sekitar 6 hingga 12 minggu.

Bacaan Lainnya

Sebab perubahan yang terjadi pada tubuh pasca melahirkan tidak hanya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, namun juga beresiko membuat anda mengalami infeksi, pendarahan, bahkan depresi.

Maka dari itu, supaya masa pemulihan bisa berjalan dengan baik, anda dianjurkan untuk tidak melakukan hal hal berikut. Simak penjelasannya dibawah ini.

1.         Melakukan aktifitas fisik atau olahraga berat

Karena tubuh masih dalam masa pemulihan, sangat tidak dianjurkan bagi ibu yang baru melahirkan untuk langsung melakukan aktifitas fisik yang berat.

Sebab ini bisa menyebabkan cedera. Terutama jika proses melahirkan bermasalah atau sebelumnya anda tidak memiliki gaya hidup yang aktif.

Kamu harus tetap berkonsultasi dengan dokter apakah kamu sudah diijinkan untuk berolahraga dan olahraga seperti apa dan bagaimana yang dianjurkan.

Secara umum, kamu bisa memulai olahraga secara bertahap, misalnya mulai dengan olahraga yang ringan seperti berjalan kaki. Sebaiknya hindari berenang selama satu minggu pertama sebab darah nifas masih deras dan kamu rentan mengalami infeksi. Hindari juga olahraga yang menggunakan otot perut seperti sit up, sebab otot panggul dan perutmu masih lemah.

Kegiatan lainnya seperti menyetir, naik turun tangga, mengangkat beban berat, juga hanya boleh dilakukan setelah mendapat ijin dari dokter. Kegiatan ini umumnya baru boleh dilakukan sekitar 6 minggu setelah melahirkan.

2.         Lalai merawat area kewanitaan

Jika kamu menjalani persalinan normal, maka akan terjadi robekan pada lubang vagina, sehingga perlu dijahhit. Setelah persalinan pun kamu akan mengalami masa nifas dimana terjadi pendarahan selama 4-6 minggu layaknya haid. Sebab itu, perlu dilakukan perawatan yang baik pada organ intim supaya jahitan pada vagina tidak robek ataupun mengalami infeksi.

Anda bisa membersihkan vagina secara teratur, terutama setelah buang air kecil dan buang air besar. Disarankan untuk menjaga vagina supaya tetap kering dan ganti pembalut setiap 3 sampai 4 jam. Selain itu, rajinlah mencuci tangan dan mandi menggunakan air hangat. Untuk menjaga jahitan pada vagina, kamu juga tidka disarankan untuk mengejan atau mengeden terlalu keras.

3.         Berhubungan intim

Setelah melahirkan normal sebaiknya kamu tunda dulu hasrat berhubungan intim. Sebab robekan perineum dan pendarahan nifas tidka hanya bisa meningkatkan resiko infeksi, namun juga menimbulkan nyeri pada area vagina.

Selain itu, vagina juga akan menjadi lebih kering ketika ibu menyusui. Penetrasi seksual umumnya boleh dilakukan 2 hingga 6 minggu setelah me lahirkan atau sesuai dengan ijin dokter.

Melahirkan Secara Normal? Jangan Lakukan Ini!

4.         Terlalu larut dalam emosi

Perasaan campur aduk mungkin akan menghampiri setelah melahirkan, entah memikirkan bentuk badan, khawatir dengan kondisi bayi, atau lain sebagainya.

Hal ini juga merupakan hal yang wajar. Namun sebaiknya jangan terlalu larut didalam emosi, karena bisa menimbulkan depresi pasca melahirkan. Cobalah untuk berbagi cerita dengan suami, keluarga, atau teman dekat. Ini bisa membantu meringankan beban pikiran kamu dan kamu mungkin bisa mendapatkan jalan keluar dari masalahmu.

5.         Langsung berdiet ketat

Meskipun bayi sudah lahir, bukan berarti kamu bisa membatasi asupan gizi yang masuk kedalam tubuh. Memang semua orang ingin tubuh kembali ke bentuk semula setelah melahirkan, tetapi tetap membutuhkan proses dan dengan cara yang sehat.

Diet ketat tidak disarankan karena dapat mengganggu pemenuhan nutrisi penting dan menghambat proses pemulihan tubuh setelah melahirkan. Selain itu, pada ibu yang memberi ASI pada bayinya, diet ketat bisa mempengaruhi kandungan nutrisi didalam ASI.

Dengan menghindari hal-hal yang tidak boleh dilakukan setelah melahirkan normal,  proses pemulihan Anda akan berjalan dengan baik. Anda juga akan terhindar dari infeksi, perdarahan, serta depresi pascapersalinan. Jika mengalami keluhan setelah melahirkan normal, jangan segan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Pos terkait