Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

  • Whatsapp
Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik
Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

Garisatu.com – Tiga remaja yang berinisial SN (17), SA (17) dan AD diduga pelaku pembunuhan dan berhasil ditangkap oleh jajaran Polres Gresik, pada Rabu (4/11/2020). Tiga remaja yang diamankan ini diduga sebagai pelaku pembunuhan Achmad Arinal Hakim atau Ariel, warga Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah.

Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

Ariel ditemukan dalam kondisi tewas, tangan dan kaki terikat dan mayatnya ditemukan di kubangan air, Bukit Jamur, Gresik, Jawa Timur. Ariel ditemukan di lubang bekas galian C dekat wisata Bukit Jamur, Desa Bungah Kecamatan Bungah oleh satu santri yang sedang bermain di sekitar lokasi 30/10/2020 pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi kulit mayat melepuh dan tidak ada identitas yang melekat ditubuhnya.

Bacaan Lainnya

Mayat Laki Laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

Kanit Reskrim Polsek Bungah, Aipda Dwi Rahmanto, mengatakan kasusnya telah dilimpahkan ke Polres Gresik.

Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

“Dari informasi, Kades Sidokumpul, Bungah membenarkan ada dua anak yang dibawa ke Polres Gresik. Anak tersebut diduga terlibat kasus pembunuhan di bukit Jamur,” kata Suyitno, anggota BPD Desa Indodelik, Kecamatan Bungah.

Keluarga korban berharap polisi segera memproses hukum terduga pelaku yang tertangkap. 

Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

“Sudah ditangani kepolisian, pihak keluarga minta agar segera diproses hukum,” ujar Kepala Desa Sidokumpul, Ahmad Asyhar mewakili keluarga korban.

Hingga saat ini, polisi masih enggan menanggapi secara gamblang terkait penangkapan terduga pelaku pembunuhan. itu.

Mayat Laki-laki 17 Tahun Diduga Dibunuh Oleh Teman Sendiri Di Gresik

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menyampaikan, sampai saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. “Mohon doanya agar segera terungkap,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *