Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

  • Whatsapp
Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab
Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

Garisatu.com – Setelah peresmian jalan “President Joko Widodo Street” di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Senin 19 Oktober lalu, kini kerajaan UEA juga merencananan pembangunan Masjid yang akan diberi nama Joko Widodo juga. Hal ini telah diperintahkan oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk membangun masjid yang akan diberi nama Joko Widodo, di Wilayah Diplomatik di Abu Dhabi.

Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

“Membangun masjid di kawasan Embassy/Diplomatic Area dan menamakannya Masjid Presiden Joko Widodo,” bunyi pernyataan Kedubes RI di UEA. 

Bacaan Lainnya

Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

Lokasi pembangunan gedung ibadah itu juga dilakukan di jalan yang telah diresmikan. Seperti yang diketahui, Jalan Presiden Joko Widodo terletak di salah satu ruas jalan utama, yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Center) dan Embassy Area. Kawasan itu ditempati sejumlah kantor perwakilan diplomatik.

Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

Nama jalan ini sebelumnya adalah Al Ma’arid Street (dalam bahasa Indonesia artinya ekshibisi/pameran) yang menghubungkan Jalan Rabdan dengan Jalan Tunb Al Kubra. 

Sheikh Mohammed yang juga Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA, menilai pemberian nama Joko Widodo pada jalan dan masjid merupakan pengakuan dan apresiasi atas persahabatan erat Presiden Jokowi dengan kerajaan dan pemerintah UEA.

Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

Jokowi juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah UEA. 

“Ini tentu bentuk penghargaan dan penghormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, melainkan untuk Indonesia,” ujar Jokowi melalui akun Instagramnya, Selasa, 20 Oktober 2020. 

Masjid Joko Widodo Di Uni Emirat Arab

Jokowi juga berharap agar jalinan kemitraan antara Indonesia dan UEA dapat semakin kokoh dan saling menguatkan di masa depan. 

Sejauh ini hubungan Indonesia-UEA mencakup kerjasama ekonomi, perdagangan dan pembangunan. Seperti dikutip dari kantor berita resmi UEA Emirates News Agency, Selasa (20/10/2020).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *