Mantan Napi Ditembak Mati, Padahal Baru Bebas Karena Corona!

  • Whatsapp
Napi Ditembak Mati, Padahal Baru Bebas Karena Corona!

Garisatu.comNarapidana, inisial AR, yang mendapat asimilasi karena wabah virus corona malah ditembak mati oleh seorang polisi.

Peristiwa tersebut terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (18/4) malam.

Bacaan Lainnya

“Jadi dia residivis juga, ini yang meninggal tersangka AR, menjalani masa tahanan selama 2 tahun 6 bulan,” ungkap Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto dalam keterangannya, pada Minggu (19/4).

“Sebelumnya di LP Salemba, kemudian dipindah ke LP Bandung dan dia menjalani masa asimilasi,” lanjut dia.

Ketika AR terciduk tengah merampok, ia melawan para anggota polisi dengan senjata tajam.

Maka itu, kata Pak Budhi, mantan napi tersebut terpaksa ditembak di tempat untuk menghindari korban jiwa tak bersalah.

Pelaku tersebut dibantu tindakan kriminal dengan rekannya berinisial JN, lalu ditembak polisi juga di bagian kaki.

“Kami menilai bahwa tindakan yang dilakukan tersangka ini membahayakan petugas, baik jiwa maupun keselamatan petugas/ Maka kami melakukan tindakan tegas,” terang Pak Budhi.

“Rekan pelaku JN, ditembak di bagian kaki,” ungkapnya.

Saat itu, kejadian terjadi sesudah mantan napi itu terlihat tengah merampok seorang penumpang angkot, Korban diketahui kehilangan ponselnya.

“Pada saat itu korban ikut mengejar dan berteriak dan kebetulan pada saat itu ada anggota kami dari Tiger yang sedang berpatroli,” jelas Pak Budhi.

Pak Budhi pun menjelaskan bahwa anggota polisi telah meminta mantan napi itu untuk menyerahkan diri. Tetapi karena para pelaku melawan, apalagi dengan senjata tajam, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *