Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

  • Whatsapp
Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil
Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Garisatu.com – Saat tubuh mengandung buah hati, tentu kita harus menjaganya dengan baik supaya tumbuh kembang buah hati pun dapat berlangsung dengan lancar. Tanpa disadari, sebagai ibu yang sedang mengandung kamu akan mengalami banyak perubahan didalam tubuhmu. Hal tersebut dikarenakan perubahan hormon dan juga karena adanya makhluk indah yang bertumbuh didalam diri kita. 

Sebagai ibu hamil,ada banyak aspek yang harus dijaga terutama aspek makanan. Ada beberapa makanan yang kamu tidak boleh konsumsi supaya mendukung pertumbuhan buah hati.

Bacaan Lainnya

Kamu tentu harus mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, disisi lain kamu juga harus mengetahui makanan apa saja yang tidak boleh kamu konsumsi.

Berikut kita akan mengulas makanan makanan yang tidak boleh dikonsumsi bagi ibu hamil. 

1. Ikan yang tidak matang 

salmon sashimi GIF

Ikan memang baik dikonsumsi karena mengandung protein yang tinggi. Namun sebagai ibu hamil, kamu harus memperhatikan ikan yang kamu konsumsi apakah matang atau tidak. Kamu dilarang untuk mengonsumsi ikan yang tidak matang. 

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Seperti dilansir dari jurnal U.S Library of Medicine, ikan mentah terutama kerang dapat menyebabkan beberapa infeksi. Ini dapat berupa virus, bakteri atau parasit, seperti norovirus, Vibrio, Salmonella dan Listeria.

Sebagian dari infeksi ini hanya mempengaruhi kondisi ibu. Ibu bisa mengalami diare sehingga menyebabkan dehidrasi dan lemah. Sedangkan, beberapa infeksi lain seperti listeria dapat ditulatkan ke janin melalui plasenta dengan konsekuensi serius, bahkan fatal.

2. Telur mentah 

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Sama halnya dengan ikan, kamu juga tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi telur mentah karena dapat terkontaminasi dengan Salmonella.

egg GIF

Gejala infeksi salmonella yang mungkin akan timbul seperti demam, mual, muntah, kram perut, dan diare. Meskipun jarang terjadi, Infeksi juga dapat menyebabkan kram pada rahim yang menyebabkan kelahiran prematur atau meninggal didalam kandungan, seperti dilansir dari jurnalSalmonella Sepsis and Second-Trimester Pregnancy Loss.

3. Kecambah mentah 

Kecambah mentah, termasuk kecambah alfalfa, semanggi, lobak dan kacang hijau, dapat terkontaminasi dengan Salmonella juga.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Lingkungan lembap dibutuhkan oleh benih untuk mulai tumbuh ideal untuk jenis bakteri ini, dan mereka hampir mustahil untuk dibersihkan. Karena alasan inilah, wanita hamil dilarang makan kecambah mentah sama sekali. Namun, kecambah aman dikonsumsi setelah dimasak.

4. Ikan yang mengandung merkuri tinggi

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Merkuri adalah unsur yang sangat beracun dan umum ditemukan di air yang tercemar. Dalam jumlah yang lebih tinggi, makanan dengan merkuri tinggi bisa menjadi racun bagi sistem saraf, sistem kekebalan, dan juga organ ginjal kita. Tidak hanya itu, merkuri juga dapat menyebabkan masalah perkembangan yang serius pada anak-anak, dengan efek samping bahkan dalam jumlah yang lebih rendah.

Eat Slow Motion GIF

Karena ditemukan di laut yang tercemar, makanan ikan laut yang besar dapat mengakumulasi merkuri dalam jumlah tinggi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi saat hamil dan menyusui. Ikan ikan yang mengandung merkuri tinggi seperti hiu, ikan todak, makarel raja, tuna (terutama tuna mata besar), marlin, tilefish dari Teluk Meksiko, dan orange roughy.

Nah, disarankan untuk mengonsumsi ikan yang rendah merkuri selama kehamilan karena menyehatkan, bahkan menurut Food and Drug Administration (FDA), ikan jenis ini dapat dimakan hingga tiga kali dalam seminggu. Ikan dengan rendah merkuri seperti ikan teri, ikan kod, menggelepar, haddock, ikan salmon, nila, ikan trout (air tawar).

Ikan berlemak seperti salmon dan ikan teri adalah pilihan yang sangat baik karena mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, yang penting untuk janin di dalam kandungan kita.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

5. Buah nanas 

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Buah merupakan salah satu makanan dengan asupan gizi yang melimpah. Namun tidak semua buah cocok dikonsumsi oleh ibu hamil. Salah satunya adalah buah nanas.

Nanas menempati urutan teratas dalam daftar buah yang tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan.

pineapple turning GIF

Sebetulnya, Nanas memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil karena mengandung berbagai vitamin seperti Vitamin C, zat besi, magnesium, dan B6. Namun, nanas mengandung nanas bromelain yang dapat melunakkan serviks dan dapat menyebabkan persalinan dini. Zat ini merangsang kontraksi rahim yang kuat dan berujung pada keguguran.

Berdasarkan informasi di laman Babycentre, kadar bromelain pada 1 buah nanas tidak cukup banyak untuk menyebabkan keguguran. Nanas baru bisa menyebabkan keguguran jika ibu hamil mengkonsumsi sebanyak 8 buah per hari.

6. Daging mentah atau tidak matang 

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Mengonsumsi daging yang kurang matang atau mentah dapat meningkatkan resiko infeksi yang berasal dari bakteri atau parasit, seperti termasuk Toxoplasma, E. coli, Listeria, dan Salmonella.

Jenis bakteri ini dapat mengancam kesehatan buah hati, dan mungkin juga menyebabkan kematian di dalam kandungan atau penyakit saraf yang parah, termasuk cacat intelektual, kebutaan, dan epilepsi.

Meskipun sebagian besar bakteri ditemukan di permukaan potongan daging, bakteri lain mungkin tertinggal di dalam serat otot.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Beberapa potongan daging utuh, seperti tenderloin, sirloin, atau ribeye dari daging sapi, domba dan sapi muda mungkin aman dikonsumsi jika tidak dimasak seluruhnya. Namun, ini hanya berlaku jika potongan daging utuh atau tidak dipotong, dan benar-benar matang di bagian luar. Sedangkan untuk daging potong termasuk roti daging, burger, daging cincang, babi, dan unggas, tidak boleh dikonsumsi mentah atau setengah matang.

pink spinning GIF by isabellaauer

Hot dog, daging makan siang, dan daging deli juga harus mendapatkan perhatian khusus, yang terkadang mengejutkan orang hamil. Jenis daging seperti ini dapat terinfeksi berbagai bakteri selama pemrosesan atau penyimpanan. Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi produk daging olahan kecuali daging tersebut telah dipanaskan kembali hingga mengepulkan asap.

7. Daging organ 

Daging organ merupakan sumber berbagai nutrisi, termasuk zat besi, vitamin B12, vitamin A, seng, selenium, dan tembaga. Semua nutrisi ini baik untuk Ibu dan buah hati. Namun, mengonsumsi vitamin A hewani (vitamin A dalam bentuk sebelumnya) yang terlalu banyak tidak dianjurkan selama kehamilan.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Mengkonsumsi terlalu banyak vitamin A yang telah dibentuk sebelumnya, terutama pada trimester pertama kehamilan, dapat menyebabkan kelainan bentuk bawaan dan keguguran.

Dalam jurnal Vitamin A and Pregnancy: A Narrative Review, meskipun ini sebagian besar terkait dengan suplemen vitamin A, yang terbaik adalah menjaga konsumsi jeroan seperti hati hanya beberapa ons sekali dalam seminggu.

8. Kafein 

Tired Cat GIF by Garfield

Mungkin salah satu dari kalian adalah tipe orang yang menyukai secangkir kopi, teh, minuman ringan, atau coklat panas.

Namun jika kamu sedang hamil, kamu disarankan untuk membatasi asupan kafein hingga kurang dari 200 miligram (mg) per hari, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG).

Kafein diserap dengan sangat cepat dan mudah masuk ke dalam plasenta. Karena bayi dan plasentanya tidak memiliki enzim utama yang dibutuhkan untuk memetabolisme kafein, kadar kafein yang tinggi dapat menumpuk.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Asupan kafein yang tinggi selama kehamilan terbukti membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah saat melahirkan.

Berat lahir rendah didefinisikan sebagai kurang dari 2,5 kg, yang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian bayi dan risiko penyakit kronis yang lebih tinggi pada saat dewasa. Jadi, sebaiknya untuk membatasi asupan kafein kamu ya. 

9. Makanan yang tidak dicuci terlebih dahulu

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Mencuci makanan sebelum dimasak seperti buah dan sayur memang sangat penting, tidak hanya bagi ibu hamil saja. Permukaan buah dan sayuran yang tidak dicuci atau dikupas dapat terkontaminasi oleh beberapa bakteri dan parasit, seperti Toxoplasma, E. coli, Salmonella, dan Listeria, yang dapat diperoleh dari tanah atau melalui tangan kita.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Kontaminasi dapat terjadi kapan saja selama produksi, panen, pemrosesan, penyimpanan, pengangkutan, atau distribusi makanan yang kita tidak ketahui. Salah satu parasit berbahaya yang mungkin tertinggal pada buah dan sayuran disebut Toxoplasma. Toxoplasma tidak memberikan gejala pada sebagian besar orang yang terinfeksi, sementara ada juga yang mungkin merasa seperti terserang flu selama sebulan atau lebih.

Kebanyakan bayi yang terinfeksi bakteri Toxoplasma saat masih dalam kandungan tidak memiliki gejala saat lahir. Dalam Centers for Disease Control and Prevention (CDC), disebutkan bahwa gejala seperti kebutaan atau cacat intelektual dapat berkembang di kemudian hari.

Terlebih lagi, sebagian kecil bayi baru lahir yang terinfeksi mengalami kerusakan mata atau otak yang serius saat lahir.

Selama dalam masa hamil, sangat penting untuk meminimalkan risiko infeksi dengan mencuci bersih menggunakan air, mengupas, atau memasak buah dan sayuran. Kebiasaan ini bisa kamu pertahankan sebagai kebiasaan baik setelah bayi lahir juga.

10. Susu, Keju, dan Jus Buah yang Tidak Dipasteurisasi Terlebih Dahulu

Susu mentah atau keju yang tidak dipasteurisasi, dan keju yang dimatangkan lembut dapat mengandung berbagai bakteri berbahaya, termasuk Listeria, Salmonella, E. coli, dan Campylobacter.

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Hal yang sama berlaku untuk jus yang tidak dipasteurisasi, yang juga rentan terkontaminasi bakteri. Sebuah jurnal dalam U.S. National Library of Medicine menyebutkan bahwa infeksi yang terjadi dapat memiliki konsekuensi yang mengancam jiwa untuk bayi yang belum lahir.

Bakteri tersebut dapat muncul secara alami atau disebabkan oleh kontaminasi selama pengumpulan atau penyimpanan. Pasteurisasi adalah cara paling efektif untuk membunuh bakteri berbahaya, tanpa mengubah nilai gizi produk.

Untuk meminimalkan risiko infeksi, makan hanya susu pasteurisasi, keju, dan jus buah.

Itulah 10 jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh Ibu hamil. Sebenarnya masih ada cukup banyak makanan yang dilarang seperti buah pepaya, buah beri yang dibekukan, minuman berenergi, minuman beralkohol, daging yang diawetkan dingin, sashimi, salad yang sudah dikemas, kacang, beberapa jenis keju, dan lain sebagainya.

Namun, untuk menyesuaikan dengan kondisi kehamilan kamu, kamu dapat mengonsultasikan hal ini kepada dokter yang menangani kamu selama masa kehamilan. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *