Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

  • Whatsapp
Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini
Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Garisatu.com – Menjalani pola makan dan juga gaya hidup sehat memang penting untuk dilakukan sebab memiliki manfaat yang amat baik dan menjaga Kesehatan tubuh kita. Namun, masih banyak orang yang terjebak dengan definisi makanan berlabel sehat yang disediakan di supermarket. Beberapa makanan dengan label ‘sehat’ yang dijual di supermarket kemungkinan besar tidak semuanya benar benar sehat lho. Justru banyak makanan yang berlabel sehat justru malah memiliki beberapa masalah yang kurang sehat. Bagaimana bisa?

Sebab makanan makanan yang dijual di supermarket biasanya mengandung natrium yang tinggi, karbohidrat yang tinggi, hingga pemberian gula tambahan.

Bacaan Lainnya

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Maka dari itu, penting untuk membaca label nutrisi pada kemasan makanan berlabel terlebih dulu sebelum membeli atau menyantapnya.

Seperti yang dilansir dari The Healthy, ada 7 jenis makanan berlabel sehat namun sebenarnya tidak. Apa saja itu ? Mari simak ulasan dibawah ini:

Flavoured yoghurt

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Yoghurt memang termasuk makanan berlabel sehat, namun tetap harus diperhatikan jenis yoghurt apa yang kamu konsumsi. Banyak orang mengira semua kategori ‘yoghurt’ itu sehat. Padahal tidak. Contohnya seperti flavoured yoghurt, jenis yoghurt seperti ini bahkan sangat tidak sehat karena mengandung banyak gula tambahan didalamnya.

Jika kamu sedang menjalani program diet namun mengonsumsi banyak gula, kalori, dan karbohidrat olahan, maka bisa meningkatkan resiko diabetes tipe 2. Sebaiknya kamu memilih plain yoghurt dan tambahkan topping sendiri mulai dari buah buahan, kacang, atau biji bijian.

Kedelai

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Jika kamu ingin mengonsumsi kedelai, pilihlah kedelai yang belum di olah seperti edamame, tahu, dan tempe. Karena produk produk fermentasi memiliki banyak manfaat tambahan probiotik untuk membantu melancarkan pencernaan. Kedelai mengandung semua Sembilan asam amino esensial sehingga dapat menjadi sumber protein nabati yang hebat.

Kedelai yang dijual di supermarket sudah melewati pemrosesan sehingga membuatnya menjadi tidak terlalu bergizi dan mengandung bahan tambahan seperti gula dan garam yang dapat membahayakan jantung dan membuat penambahan berat badan.

Saus salad ringan

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Saus salad yang dijual dalam kemasan biasanya sudah ditambahkan dengan gula atau garam yang tinggi. Banyak brand yang kemudian mengeluarkan produk serupa namun dengan versi yang lebih ringan yakni berlabel rendah lemak. Melihat label ini banyak orang pun beralih menggunakan produk rendah lemak, padahal, versi rendah lemak ini cenderung memiliki lebih banyak natrium dan gula untuk menjaga rasanya tetap lezat.

Perlu diketahui bahwa natrium dan gula merupakan zat yang menjadi contributor besar untuk tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, dan juga penyakit jantung. Maka, pertimbangkan untuk mengonsumsi lemak baik dalam saus salad yang mengubah semua vitamin yang larut dalam lemak pada sayuran seperti selada, wortel, dan tomat. Kita juga dapat menghindari pembelian saus salad di toko dengan membuatnya sendiri dari minyak zaitun, cuka atau jus lemon, dan bumbu lainnya.

Makanan berlabel dengan daging deli (irisan)

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Sandwich dengan isian daging mungki terdengar seperti sarapan yang sehat. Tetapi beberapa jenis daging deli mengandung natrium nitrat dan nitrit sebagai bahan pengawet.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menemukan hubungan antara diet tinggi daging olahan (setara dengan empat irisan daging asap atau ham sehari) dan kanker kolorektal.

“Selama kita membuat variasi untuk sumber protein tanpa lemak dan tidak memakannya setiap hari, kita harusnya baik-baik saja.” Begitu penuturan Angel Planells, RD, ahli gizi, yang juga Jurubicara Academy of Nutrition & Dietetics yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat.

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Sayur sayuran kaleng

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Kamu perlu mengwaspadai sayuran kaleng sebab kandungan BPA pada kaleng bisa masuk ke makanan berlabel, yang bisa mengganggu perkembangan otak dan tubuh anak anak yang sehat.

Jika kamu terpaksa memilik sayuran dalam kaleng, pastikan kaleng itu sendiri sudah bebas dari BPA. Jika tidak, kita bisa menggantinya dengan sayuran beku. Faktanya, sayuran beku sebanding dengan sayuran yang segar dalam hal rasa maupun nutrisi.

Granola

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Jika diteliti, maka sebagian besar orang dengan pola makan sehat memasukkan granola kedalam menu makanannya. Namun sayangnya, ternyata granola padat kalori dan juga dipenuhi dengan gula tambahan yang justru meningkatkan resiko kenaikan berat badan serta masalah Kesehatan lainnya.

Hanya mengonsumsi sekitar seperempat cangkir granola dapat menyebabkan sebagian besar dari kita tanpa sadar makan terlalu banyak. Granola adalah salah satu contoh makanan berlabel sehat yang tidak bisa kita konsumsi begitu saja dengan berpikir itu baik untuk tubuh.

Buah kering

Makanan Berlabel Sehat Belum Tentu Sehat! Perhatikan Ini

Sama seperti granola, buah kering juga dianggap sehat sebab diproduksi dari buah buahan, namun buah kering juga mengandung gula tambahan. Beberapa jenis buah bahkan ada yang manisnya setara dengan permen.

Camilan manis ini dengan cepat menaikkan gula darah dan seiring waktu dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, serta pra-diabetes. Maka, sebaiknya konsumsi buah-buahan yang segar jika memungkinkan atau cari hidrasi versi lain yang tidak memiliki gula tambahan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *