Lintah Diduga Dapat Cegah COVID-19: Apa Benar?

  • Whatsapp
Lintah Diduga Dapat Cegah Coronavirus: Apa Benar?

Garisatu.com –  Lintah diprediksikan dapat menyelamatkan dunia dari serangan wabah virus di masa depan.

Binatang penghisap darah ini mempunyai keunggulan untuk memprediksi virus yang ditularkan dari binatang kepada manusia termasuk virus corona.

Sekelompok ilmuwan dari University of East Anglia menemukan lintah dapat digunakan untuk mencegah penyebaran virus dari hewan liar dengan bantuan dari metode bioteknologi terkini.

Bacaan Lainnya

Professor Douglas Yu memimpin sebuah penelitian atas 30 ribu lintah selama hampir lima tahun terakhir untuk mengetahui keberadaan hewan liar.

Hewan liar bisa dibilang reservoir virus atau tempat virus berkembang biak yang lalu mewabah ke hewan lain, ataupun manusia.

Professor Yu mengatakan bahwa lintah adalah hewan yang sangat haus akan darah.

Mereka akan menyedot darah dalam skala besar dari hewan liar mulai dari katak hingga beruang. Darah yang dihisap oleh para lintah lalu dapat diteliti kondisi hewan liat tersebut.

Penelitian lintah dapat mengetahui kondisi berbagai hewan liar dengan menangkap lalu mengekstraksi DNAnya, termasuk DNA dan virus yang terdapat di dalam tubuh hewan liar tersebut.

Sejauh ini, penelitian yang sudah dilakukan Professor Yu menunjukkan bahwa lintah efektif mengungkap hewan-hewan tersembunyi di Cagar Alam Ailao Shan, Provinsi Yunnan, China.

Penghisap darah ini bisa membantu penelitian DNA rusa, kera, beruang hitam, kijang, macan tutul, dan berbagai jenis burung.

lintah dapat cegah coronavirus

“Saat itu, kami tidak mengantisipasi epidemi virus corona yang terjadi saat ini,” ucap Professor Yu dikutip dari South China Morning Post.

Akan tetapi, Professor Yu memiliki keyakinan bahwa dengan metode yang sama, pencegahan wabah virus corona dapat dicegah dengan bantuan lintah di masa depan.

“Tim kami siap untuk itu. Kami telah menyediakan metodologi untuk mengantisipasi. Metode yang sama juga bisa dipakai untuk mendeteksi satwa liar (pembawa virus),” ujar Professor Yu.

Untuk kedepannya, manusia akan bisa mengantisipasi virus yang dapat menular dan mewabah mulai dari proses pencegahan hingga mencari antivirus agar tidak merenggut nyawa manusia, apalagi secara skala besar, dengan metode penelitian ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *