#1 Kulit Sintetis Bisa Rasakan Sakit, Dikembangkan Oleh Peneliti RMIT University!

  • Whatsapp
Kulit Sintetis Bisa Rasakan Sakit, Dikembagkan Oleh Peneliti RMIT University

Garisatu.com – Jaman semakin modern, penelitian juga semakin maju. Konsep teknologi kulit buatan kini bukan lagi sebuah hal yang baru.

Kini sudah ada sejumlah peneliti yang berhasil membuat kulit buatan yang bisa merasakan sentuhan. Meski begitu peneliti di RMIT University telah menciptakan teknologi baru.

Bacaan Lainnya

Ya, disebut bahwa para peneliti dari RMIT University telah berhasil mengembangkan sebuah teknologi yang tidak hanya bisa merasakan sentuhan saja, tapi juga bisa merasakan rasa sakit layaknya kulit asli.

Menurut Professor Madhu Bhaskaran selaku kepala dari project penelitian tersebut, teknologi ini merupakan yang pertama dimana kulit buatan dapat merasakan rasa sakit.

Hal ini tentunya dapat menjadi langkah lebih maju untuk menghadirkan robot pintar atau prostetik yang lebih cerdas.

“Belum ada teknologi yang bisa merasakan rasa sakit yang dialami oleh manusia. Tapi sekarang, kami telah menciptakan sebuah teknologi yang bisa mendeteksi rasa sakit yang dihasilkan oleh suhu panas/dingin,” jelas Bhaskaran seperti yang dikutip dari Ubergizmo.

“Ini merupakan langkah yang sangat besar untuk perkembangan umpan balik dari sistem prostetik dan juga robot pintar di masa depan,” tambah Bhaskaran.

Kulit buatan yang dikembangkan RMIT University ini menggunakan sensor tekanan serta lapisan yang dapat mendeteksi temperatur.

Meksi begitu sepertinya teknologi ini masih belum bisa membedakan rasa sakit yang biasa atau luar biasa.

Teknologi ini sangat diperlukan untuk menolong orang-orang yang menggunakan agar tidak berada di tempat yang berbahaya atau melakukan hal yang berbahaya.

Jika pengguna sedang melakukan hal yang dapat menyakiti mereka sendiri, teknologi ini dapat memberitahu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *