Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

  • Whatsapp
Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?
Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Garisatu.com – Kram perut mungkin akan dirasakan oleh semua ibu hamil. Kram pun menjadi keluhan yang umum dialami pada ibu hamil. Penyebab kram pun beragam, mulai dari perubahan hormon hingga kelainan pada rahim. Meski umum terjadi, kram perut saat hamil tetap perlu diwaspadai karena bisa menjadi pertanda adanya gangguan yang serius.

Selama masa kehamilan, rahim akan terus berkembang sehingga menyebabkan ligamen dan otot yang menopang rahim menjadi menegang. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kram perut saat hamil muda. Namun, Bumil tidak perlu khawatir bila mengalami hal ini, karena kram perut saat hamil muda umumnya merupakan kondisi yang normal terjadi.

Bacaan Lainnya

Seiring berkembangnya janin, mungkin sebagian ibu akan khawatir jika kram terjadi pada usia kehamilan 7 bulan, tapi secara umum kram perut saat hamil 7 bulan bukanlah kondisi yang berbahaya.

Berikut ini informasi seputar kram perut yang terjadi ketika memasuki usia kehamilan 7 bulan yang perlu diketahui.

            1.         Tidak selalu berbahaya

Mengalami kram perut selama masa kehamilan adalah hal yang wajar selama nyeri tersebut tidak terus menerus terjadi dan disertai gejala lain seperti perdarahan atau demam.

Saat usia kehamilan memasuki 7 bulan, penyebab kram perut yang umum antara lain adalah kontraksi braxton hicks dan nyeri ligamen perut. Selain itu, kondisi seperti kembung dan sembelit juga bisa menimbulkan nyeri perut yang terasa seperti kram.

            ⁃          braxton hicks

Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, rahim anda juga akan terasa semakin kencang hingga terasa kram. Salah satu penyebabnya ialah braxton hicks.

Braxton hicks merupakan kontraksi palsu yang bisa terjadi saat memasuki setengah akhir periode kehamilan. Jika terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu, kontraksi ini biasanya jarang muncul dan sekalipun muncul, frekuensinya tidak teratur.

Umumnya kontraksi ini tidak membuat ibu hamil merasa kesakitan, meskipun tetap ada perubahan sensasi di area perut.

            ⁃          nyeri ligamen perut

Penyebab kram perut saat hamil 7 bulan lainnya juga bisa disebabkan akibat nyeri ligamen perut. Kondisi ini bisanya akan memicu rasa nyeri tajam maupun tumpul di area perut bagian bawah ataupun selangka.

Rasa sakit yang muncul biasanya hanya sebentar, akan tetapi memang menimbulkan rasa tidak nyaman. Kondisi ini dapat terjadi karena seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, ligamen yang ada di area perut dan panggul akan terus membesar sehingga bisa menopang rahim.

Nyeri ligamen perut bisa muncul secara tiba-tiba, saat Anda baru bangun dari posisi duduk, batuk, atau mencoba keluar dari bathtub.

            ⁃          kram karena orgasme

Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Setelah anda merasakan orgasme, ini pun bisa memicu rasa kram pada bagian perut. Tetapi selama kondisi yang dirasakan singkat dan tidak parah, hal ini adalah hal normal sehingga Anda tidak perlu khawatir.

            ⁃          kembung

Tahukah Anda bahwa ibu hamil cenderung lebih berisiko untuk mengalami kembung? Sebab ketika hamil, perubahan hormon yang terjadi membuat proses pencernaan berlangsung lebih lambat.

Selain itu, karena ukuran rahim yang terus membesar, maka organ tersebut lama-kelamaan semakin menekan lambung dan usus, sehingga membuat rasa tidak nyaman di perut jadi lebih sering terjadi.

            ⁃          konstipasi alias sembelit

Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Pencernaan yang berlangsung lebih lambat kemudian akan membuat Anda rentan mengalami konstipasi alias sembelit. Di saat yang bersamaan, ukuran rahim yang terus membesar juga akan menekan rektum, sehingga menyebabkan konstipasi.

Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Jika gejala kram yang kamu rasakan tidak disertai dengan gejala lain yang mengarah pada gangguan darurat atau berbahaya, maka kamu bisa coba untuk lakukan beberapa hal dibawah ini untuk meredakannya.

            1.         Merilekskan tubuh

Anda bisa berbaring untuk beberapa saat suapaya tubuh menjadi lebih rileks. Cara ini, bisa digunakan untuk meredakan kram perut yang disebabkan oleh orgasme, nyeri ligamen perut, dan meningkatkan aliran darah ke rahim.

            2.         Minum lebih banyak air

Minum lebih banyak air bisa membantu meredakan kram perut yang disebabkan oleh dehidrasi, kembung, atau konstipasi.

            3.         Berendam di air hangat

Kram Perut Saat Hamil 7 Bulan? Bahaya atau Tidak?

Berendam di air hangat juga bisa kamu lakukan, selain bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks, ini juga akan meredakan kram perut yang terjadi akibat meningkatnya aliran darah ke area rahim.

            4.         Mengubah posisi tubuh

Mengubah posisi tubuh bisa mengurangi rasa kram pada perut saat hamil 7 bulan yang disebabkan oleh kontraksi palsu atau braxton hicks. Misalnya jika Anda mengalami kram perut saat berdiri, maka cobalah untuk berbaring.

            5.         Menggunakan sabuk kehamilan

Sabuk khusus ibu hamil yang banyak tersedia bisa membantu meredakan kram perut akibat nyeri otot perut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *