Korea Selatan Denda TikTok Rp2,2 Miliar Karena Melanggar Privasi Anak Bawah Umur!

  • Whatsapp
Korea selatan Denda TikTok Rp2,2 Miliar Karena Melanggar Privasi Anak Bawah Umur

Garisatu.com – Korea Selatan denda TikTok sebesar Rp2,2 miliar karena telah melanggar privasi anak bawah umur.

Di tahun 2020 banyak masalah yang terjadi pada TikTok. Dari membawa pengaruh buruk hingga penjualan data privasi anak-anak secara ilegal.

Memang jumlah pengguna aplikasi sosmed ini semakin meningkat, namun masalah privasi dari banyak negara di dunia yang diterima oleh aplikasi buatan ByteDance ini juga menjadi ancaman.

Akibat masalah privasi, sebelumnya aplikasi tersebut telah diblokir dari India. Namun tidak berhenti disitu, TikTok juga dituntut akibat pelanggaran privasi data dari anak-anak di Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan menekan denda kepada pihak TikTok sebesar 186 juta won atau setara dengan Rp2,2 miliar.

Ternyata masalah tersebut telah dimulai sejak bulan Oktober 2019 lalu dimana Korea Communications Commission (KCC) menginvestigasi TikTok.

Lalu aplikasi ini ketahuan diam-diam mengumpulkan data pengguna mereka dengan usia di bawah 14 tahun oleh pihak KCC.

Tercatat ada sebanyak 6.007 data pengguna TikTok berusia di bawah 14 tahun yang berhasil dikumpulkan sejak 31 Mei 2017 hingga tanggal 6 Desember 2019.

KCC menambahkan, TikTok tak memberitahu penggunanya jika data mereka dikirim ke luar negeri.

TikTok diketahui memiliki empat server cloud untuk menyimpan data pengguna yaitu Alibaba Cloud, Firebase, Fastly, dan Edgecast.

Hingga kini pihak TikTok masih belum mengkonfirmasi masalah denda yang ditujukan kepadanya.

Yang pasti, TikTok harus mencari cara agar perusahaan tidak perlu membayar denda serta bukti bahwa mereka tidak mencuri data.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *