Korea Selatan Siaga Satu Coronavirus, Sekolah Diliburkan

  • Whatsapp
Korea Selatan Siaga Satu Coronavirus, Sekolah Diliburkan

Garisatu.com – Pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk meliburkan kegiatan sekolah mulai pekan depan. Keputusan tersebut ditetapkan setelah korban yang telah terinfeksi virus corona (COVID-19) mencapai 602 orang pada akhir pekan ini. Hal ini juga karena Presiden Moon Jae In menetapkan Korea Selatan siaga satu corona.

Yoon Eun Hae, Menteri Pendidikan, menungkap kegiatan belajar dan mengajar dalam sekolah mulai dari TK, SD, SMP dan SMA di seluruh Korea Selatan diliburkan pada 2-9 Maret 2020. Libur satu minggu ini merupakan perpanjangan libur sebelum tahun ajaran baru.

Pemerintah menyatakan bahwa Korea Selatan menyediakan program pengasuhan anak di TK dan SD bagi orang tuanya tak bisa merawat anak-anaknya di rumah ataupun yang tidak mendapatkan libur dari perusahaan.

Bacaan Lainnya

Pemerintah juga meminta para perusahaan swasta untuk mengkontribusi ke dalam kebijakan pemerintah untuk mencegah penyebaran wabah virus corona lebih lanjut dengan mengurangi acara ataupun perkumpulan yang akan dihadiri banyak orang.

Korea Selatan Siaga Satu Coronavirus, Sekolah Diliburkan

Berdasarkan dari Yonhap, pemerintah Korea Selatan juga jadikan 7-10 hari mendatang sebagai masa kritis lawan penularan wabah virus corona.

Dari laporan terakhir dilansir The Korea Herald, anak berusia 4 tahun di Daegu menjadi salah satu korban yang baru dikonfirmasi terdampak virus corona. Anak perempuan tersebut adalah pasien termuda yang terpapar virus corona di Korea Selatan. Sebelumnya, pasien termuda berusia 11 tahun.

Korea Selatan Siaga Satu Coronavirus, Sekolah Diliburkan

Untuk Sekarang, anak perempuan berumur 4 tahun tersebut sedang disolasi dan menjalani perawatan bersama ibunya setelah demam. Kesehatannya langsung dicek dikarenakan oleh salah satu gurunya yang ternyata terinfeksi virus corona.

Tidak hanya sekolahan, sejumlah pusat perbelanjaan di Korea Selatan juga memilih untuk tutup toko sementara, seperti Shinsegae Department Store di Gangnam, karena sempat dikunjungi pasien yang terinfeksi virus corona sebelumnya. Pihak manajemen merasa lebih baik untuk tutup toko sementara untuk disinfeksi dan sanitasi seluruh bangunan.

Lotte Department Store juga memilih untuk menutup toko di bagian barat Seoul setelah dikunjungi pasien yang terinfeksi virus corona. Tindakan ini dilaksanakan untuk pencegahan perluasnya wabah virus corona lebih lanjut.

Sampai Minggu, 23 Februari 2020 sore, lima orang telah meninggal dunia akibat virus corona (Data dari pemerintahan Korea Selatan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *