Kontainer ‘Limbah’ Terbengkalai di Pelabuhan, IMLOW Tuntut Pertanggungjawaban Sucofindo

  • Whatsapp
Kontainer Limbah Terbengkalai di Pelabuhan IMLOW Tuntut Pertanggungjawaban Sucofindo

Garisatu.com –  Buntut dari terbengkalainya kontainer berisi ‘limbah’ di Pelabuhan Tanjung Priok, Indonesia Maritime Transportation and Logistic Watch (IMLOW) menuntut pertanggungjawaban Sucofindo-Surveyor Indonesia (KSO SCISI).

Pasalnya KSO SCI-SI dinilai mengizinkan impor ribuan kontainer ‘sampah’. Akibatnya ‘sampah’ plastik yang telah masuk ke Indonesia itu kini masih berada di wilayah pabean Pelabuhan Tanjung Priok. Keberadaan deretan kontainer tersebut dianggap mengganggu aktifitas bongkar muat.

Melalui surat kedua bertangggal 28 Februari 2020, IMLOW telah meminta klarifikasi dan tanggapan dari pimpinan KSO SCI-SI untuk segera menyelesaikan atau mengeluarkan kontainer-kontainer tersebut.

Lapangan Penumpukkan
Lapangan Penumpukkan Kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok.
Foto: http://priokport.co.id/

Jika tuntutan IMLOW terhadap penyelesaian permasalahan impor ‘sampah’ yang diduga mengandung B3 tidak rampung, maka pihaknya akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

Sekjend IMLOW Achmad Ridwan mengatakan bila kasus ini tidak disikapi dengan baik dan benar, maka tidak tertutup kemungkinan bahwa kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan KSO SCI-SI dalam melaksanakan Verifikasi/Penelusuran Teknis Impor (VPTI) Limbah Non B3 akan dibawa ke pengadilan.

Menurut Ridwan langkah tersebut akan ditempuh IMLOW, mengingat permasalahan ini telah merugika banyak pihak.

Sebagaimana diketahui bahwa Komisi IV DPR RI telah melakukan sidak bersama Kemendag dan KSO SCI-SI pada 23 Januari 2020 yang berfokus pada layanan Jasa Pemeriksaan dan Pengawasan Perdagangan Ekspor Impor.

Adapun sumber masalah dari terjadinya peristiwa ini diduga karena KSO SCI-SI melalaikan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dalam menjalankan tugas sebagai pelaksana VPTI limbah non B3.

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *