Ketua PMI: Obat Corona Siap Digunakan Dalam 1-2 Bulan!

  • Whatsapp
Ketua PMI: Obat Corona Siap Digunakan Dalam 1-2 Bulan!

Garisatu.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan obat antibodi untuk para pasien yang terinfeksi corona.

Obat tersebut adalah proyek dari kerja sama antara pihak PMI dan Eijkman Institute for Molecular Biology.

Menurut Pak JK, obat antibodi tersebut dibentuk dari susunan dasar plasma darah yang diambil dari spesimen penderita COVID-19.

Bacaan Lainnya

Pemerintah berharap obat tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan antibodi warga selain hanya menggunakan vitamin.

“Salah satu pengobatan yang dianggap sangat manjur dan setelah dicoba di beberapa negara, itu bagaimana kelola plasma daripada korban atau penderita virus yang sudah sembuh. Setidak-tidaknya 3 minggu itu dikelola jadi obat antibodi,” terang Pak JK, Minggu (19/4).

[irp posts=”4554″ name=”[Update] Kasus Corona Indonesia Total 6.575 Orang”]

“Plasma darah itu ada antibodi dan itu dipakai pula untuk obati yang sakit. itu yang dilakukan Eijkman,” tambah dia.

Obat peningkat antibodi itu, menurut ketua PMI tersebut, dapat mulai diproduksi oleh Eijkman Institute dalam jangka waktu paling lambat dua bulan ke depan.

“Itu cepat. Ya mungkin satu dua bulan Eijkman sudah bisa produksi itu. Karena dia punya percobaan, dan kita lihat peralatan dan lainnya cukup lengkap itu,” jelas Pak JK.

[irp posts=”4512″ name=”Kasus Corona Di Indonesia Paling Banyak Seputar Asia Tenggara!”]

Pak JK lanjut, Indonesia bukan negara pertama yang akan menggunakan metode ini. China dan Korea Selatan, menurutnya, adalah 2 negara yang terlebih dahulu memanfaatkan obat antibodi tersebut.

“Sudah dicoba di China dan Korea dan sudah terbukti. Kalau untuk pengobatan iya. Yang harus uji coba jangka panjang itu vaksinnya. Kalau ketemu hari ini atau tahun depan, ini butuh waktu gimana kita laksanakan vaksinasi untuk 3-4 miliar orang di dunia. Itu hal yang enggak mudah,” ungkap dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *