Kemenpora Siap Cetak 5.000 Kader Wirausaha Muda: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
Kemenpora Siap Cetak 5.000 Kader Wirausaha Muda: Dukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19

Garisatu.com – Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Zainudin Amali menjadi keynote speaker sekaligus Kick Off Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara webinar dari Situation Room Lantai 9 Graha Pemuda Senayan Jakarta Pusat, Selasa (30/6) siang.

Apa Tujuan Kemenpora?

Tujuan utama perkuliahan ini tersirat dalam tema besar yang diangkat yakni “Mengembangkan Talenta Muda untuk Indonesia”, dengan output mencetak 5.000 kader wirausaha muda, 34 sentra kewirausahaan pemuda, dan 470 akses permodalan.

Bacaan Lainnya

Menumbuhkembangkan jiwa-jiwa enterpreneur muda tidaklah mudah, setidaknya ada beberapa tahapan yang harus dipersiapkan oleh pihaknya yaitu membangun kesadaran yang tinggi agar muncul minat, setelah itu perlu untuk diberdayakan, dan setelah berdaya perlu terus dikembangkan.

“Sebagaimana program prioritas Kemenpora, memberdayakan pemuda kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing, serta menumbuhkan semangat kewirausahaan, perlu dipersiapkan dengan diawali membangun kesadaran tinggi dikalangan pemuda,” kata Menpora mengawali arahannya seperti dikutip dari laman Kemenpora.

Selanjutnya perlu sinergitas berbagai Kementerian dan Lembaga dengan terus berperan pada penumbuhan minat, fasilitasi, dan apresiasi bagi mereka yang sudah berwirausaha serta berhasil mengembangkan.

“Kemenpora tentu tidak bisa sendiri, terima kasih kepada para pendukung dan mitra dari Kemenkop UKM, BUMN dan Swasta, PTN/PTS, dan para pelaku wirausaha lainnya. Yang jelas dari ini outputnya, Kemenpora bermaksud mencetak 5.000 kader wirausaha muda, 34 sentra kewirausahaan pemuda, dan 470 akses permodalan,” papar Menpora penuh optimisme.

“Para generasi muda harus dibekali sejak di sekolah maupun perguruan tinggi semangat dan cita-cita menjadi wirausaha yang berkarakter, agar setelah lulus tidak tertumpu pada orang tetapi menjadi tumpuan orang, tidak mencari kerja tetapi menciptakan lapangan kerja,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *