Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

  • Whatsapp
Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo
Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Garisatu.com – Banyak orang yang bersedih meratapi nasib jomblonya. Memiliki pasangan memang bisa mendatangkan kebahagiaan, akan tetapi, hidup melajang tidak berarti kita akan  hidup terpuruk. Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa didapatkan ketika seseorang melajang.

Beberapa manfaat menjadi seorang jomblo diungkapkan oleh Psikoanalis dan pakar hubungan, Babita Spinelli, LP serta psikoterapis Megan Bruneau MA.

Bacaan Lainnya

Beberapa manfaatnya yakni seperti yang dijelaskan dibawah ini.

1.         Memperkuat hubungan dengan diri sendiri

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Mungkin ini akan terdengar klise, namun memang benar adanya bahwa menjadi lajang bisa memperbaiki hubungan dengan diri sendiri.

Menurut Bruneau, para jomblo bisa mencari kedalam dirinya terkait dorongan dan dukungan suatu nilai.

Focus pada diri sendiri bisa mengubah suara batin seorang jomblo dari kritis menjadi lebih berbelas kasih.

Maka disaat sedang melajang, ini merupakan waktu yang tepat untuk belajar mencintai diri sendiri.

2.         Mencari tahu hal yang diinginkan

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Spinelli mengatakan bahwa menjadi jomblo bisa memberi ruang bagi seseorang untuk belajar lebih banyak hal tentang dirinya sendiri.

Ketika seseorang lajang, maka orang tersebut cenderung menikmati kebersamaannya dengan dirinya sendiri dan bisa menemukan lebih banyak kejelasan tentang siapa diri kita sebenarnya dan apa yang sebenarnya kita inginkan.

Sebaliknya, disaat seseorang menjalin hubungan, ia bisa melupakan dirinya yang sebenarnya dan juga berbagai keinginan.

3.         Belajar cara mempertanggung jawabkan diri

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Ketika dimana seseorang sudah benar benar mencari tahu apa yang sebenarnya diinginkan dan cara menjalani hidup, maka secara tidak langsung pun dia sudah bisa bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

“Menjadi lajang membuat seseorang memberdayakan dirinya untuk membuat pilihan dan meminta pertanggungjawaban atas pilihan-pilihan itu,” kata Spinelli.

“Dia belajar cara menempa diri sendiri. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan ketahanan batin,” tambahnya.

4.         Memupuk dan memperdalam hubungan non romantic

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Meskipun hubungan yang romantic sering kali menjadi prioritas banyak orang, akan tetapi persahabatan yang kuat juga tidak kalah penting.

Disaat seseorang memiliki waktu dan ruang untuk merawat hubungan persahabatannya, maka ia memperkaya hidupnya dan orang tersebut juga bisa hidup lebih baik.

Seperti yang dikatakan oleh Bruneau, ketika melajang, seseorang cenderung memiliki lebih banyak waktu untuk focus pada diri sendiri dan hubungan penting lainnya.

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

5.         Memiliki lebih banyak waktu untuk diri sendiri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, menjadi lajang bisa membawa kamu ke dasar hati yang paling dalam.

Kamu bisa memanfaatkan masa masa ini untuk mengeksplorasi atau mencari tahu dan mencoba hal hal yang menarik perhatianmu. 

Kamu bisa memiliki kesempatan untuk melakukan semua yang diinginkan. Entah itu pekerjaan sampingan yang selalu ingin dilakukan atau ada hobi yang ingin ditekuni.

6.         Bisa mengambil dan menjalankan semua keputusan

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Setiap hubungan datang dengan sejumlah kompromi.

Tetapi ketika melajang, seseorang berhak mengambil keputusan terhadap dirinya sendiri dan melakukannya.

7.         Mempercepat pengembangan diri

Menjadi lajang merupakan bagian dari kehidupan yang bisa mempercepat pengembangan diri dan pertumbuhan batin.

” Melajang sering kali mendorong seseorang untuk melihat ke dalam serta lebih memerhatikan dirinya sendiri secara mental dan fisik,” jelas Spinelli.

Hal itu dikarenakan lajang tidak mempertimbangkan antara kebutuhan diri sendiri dengan kebutuhan pasangan Bruneau juga menambahkan, menjadi lajang adalah kesempatan untuk merasa lebih nyaman dengan ketidaknyamanan hidup yang tak terhindarkan.

“Umumnya kita tidak memiliki pilihan selain membuka diri terhadap ketidaknyamanan emosional serta belajar bagaimana menghadapi penolakan, kekecewaan, dan ketidakpastian,” ujarnya.

Setiap hal dan aspek kehidupan pastinya akan memiliki sisi positif dan negative.

Jomblo Tidak Selalu Miris, Ini Keunggulan Para Jomblo

Sama halnya seperti melajang, menjadi lajang di tengah lingkungan pertemanan yang punya pasangan akan menjadi tantangan tersendiri.

“Ada banyak rasa aneh, malu, dan kecemasan seputar kegagalan menemukan pasangan. Tapi jangan sampai merasa tidak diinginkan atau dicintai, ini tentu saja tidak benar,” ujar Bruneau.

Akan tetapi kembali lagi pada pilihan kita apakah kita ingin mengambil nilai positif atau focus pada nilai negatifnya. Belajarlah untuk menjadi lajang yang bahagia.

Selain itu, cobalah berada di lingkungan teman-teman yang juga melajang. Sesama lajang dapat memberikan dukungan satu sama lain.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *