Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

  • Whatsapp
Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik
Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

Garisatu.com – Jerawat membandel bisa muncul kapan saja dan dibagian tubuh mana saja secara tiba tiba. Biasanya seseorang mengalami kondisi berjerawat pada usia remaja sebab di masa masa pubertas tubuh akan mengalami perubahan hormone yang dan slah satu dampaknya ialah menimbulkan jerawat. Jerawat membandel akibat pubertas ini pun berangsur angsur pulih di ahir masa remaja, meskipun pada sebagian orang, masih berjuang untuk mengobati jerawat membandel di usia dewasa. Hal ini bisa menjadi salah satu gejala sindrom ovarium polikistik atau PCOS.

Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

Sindrom polikistik ovarium (PCOS) adalah penyakit ketika ovum atau sel telur pada perempuan tidak berkembang secara normal karena ketidakseimbangan hormon. Hal ini kemudian dapat menyebabkan periode menstruasi yang tidak teratur disertai dengan pembentukan kista multipel pada ovarium. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kemandulan.

Bacaan Lainnya

PCOS juga dapat menciptakan kadar androgen yang terlalu tinggi, atau disebut sebagai hormone yang membantu mengontrol proses seperti pertumbuhan rambutdan pertumbuhan otot dalam tubuh (yang paling umum dikenal ialah testosterone). Jika hal itu terjadi, maka androgen dapat meningkatkan peradangan baik didalam maupun diluar tubuh, yang kemudian menyebabkan jerawat membandel kistik.

Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

Seperti yang dilansir juga dari laman Women’s Health, menurut Felice Gersh, seorang Dokter Ob-gyn, pasien PCOS mengalami tiga pemicu jerawat membandel ksitik. Ketiga hal tersebut yakni kadar androgen yang tinggi, inflamasi sistemik, dan defisiensi estradiol (salah satu bentuk estrogen).

Dr, Gersh mengatakan bahwa estradiol membantu proses penyembuhan kulit dan produksi asam lemak pada kulit yang melindunginya dari iritasi dan pathogen penyebab jerawat membandel. Jadi, Ketika kadar eestradiol rendah, kulit yang bermasalah tidak hanya melawan bakteri penyebab jerawat membandel, tetapi juga penyembuhannya. Hal ini yang menyebabkan jerawat kistik lebih mudah terbentuk dan melekat dari bulan ke bulan.

Jerawat yang tumbuh karena PCOS pun perlu ditangani lebih dahulu secara hormonal. Manjula Jegasothy, seorang dokter kulit mengatakan bahwa sering kali dia menjadi orang pertama yang menemukan PCOS pada pasiennya yang memiliki keluhan tentang jerawat mereka sebab jerawat tersebut sangat kistik dan terbentuk disepanjang garis rahang, yang merupakan hot spot bagi jerawat hormonal. Dokter Manjula juga mengatakan bahwa dengan pasien PCOSnya, mereka seringkali tidak menyadari bahwa jerawat mereka pada dasarnya ialah masalah ginekologis dan hormonal.

Tetapi, dalam mengatasi jerawat kistik, penting untuk mengatasi kondisi hormonal terlebih dulu. Penderita jerawat kistik harus terlebih dulu merawat PCOS mereka dengan ginekologi dan mengendalikannya. Perawatan jerawat apapun yang dilakukan di bagian luar tidak akan mempengaruhi jerawat kistik kecuali penderitanya berusaha untuk menyembuhkan akar masalahnya.

Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

Jerawat Membandel? Mungkin Kamu Memiliki Jerawat Kistik

Karena PCOS memang merupakan kondisi hormonal yang kronis, kulit seringkali tidak merespons terhadap perbaikan yang cepat. Dokter akan merekomendasikan penderita untuk melakukan perubahan gaya hidup mulai dari pola makan yang lebih bersih dan lebih banyak olahraga untuk mengatasi resistensi insulin dan penambahan berat badan yang terkadang berkaitan dengan PCOS, atau mungkin juga menyarankan solusi lain untuk mengatur hormone, termasuk pengendalian kelahiran hormonal, terapi progestin yang dilakukan melalui pil progestin atau IUD, atau suntikan obat hormone lainnya.

Lalu, sebenarnya bagaimana cara untuk mengobati jerawat akibat PCOS ? Dr. Manjula mengatakan bahwa jerawat kistik hormonal sering kali memerlukan resep antibiotic oral karena obat topical sering tidak masuk cukup mengatasi jerawat kistik. Dr. Gersh pun setuju bahwa PCOS merupakan salah satu jenis jerawat yang paling sulit untuk diobati.

Disaat pasien meminta sesuatu yang topika untuk mengobati jerawat, Dr. Manjula biasanya akan meresepkan gel yang menggabungkan bahan retinoid dan benzoyl proxide. Ada juga minyak yang bisa efektif pada kulit yang rentan berjerawat dan bahkan untuk kulit berminyak, seperti mengandung minyak lavender.

Disamping itu, Dr. Manjula juga memperingatkan pasiennya untuk membaca label bahan dengan cermat.Dr. Manjula mengingatkan untuk berhati hati terhadap bahan bahan seperti setarat dan minyak mineral, karena stearate dan minyak mineral dapat menyumbat pori pori, dan menciptakan lingkungan yang mengundang munculnya jerawat.

Pasien PCOS juga bisa menggunakan bahan bahan alami sebab menggunakan produk organic, alami, dan bersih pada kulit dapat membantu wanita dengan PCOS untuk membangun kembali hormone yang sehat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *