Jangan Buang Tinta Cumi, Bisa Buat Makanan Lebih Sehat!

Jangan Buang Tinta Cumi, Bisa Buat Makanan Lebih Sehat!

Garisatu.com – Seiring dengan perkembangan gaya dan tren serta perkembangan dunia kuliner, kini banyak restoran baik rumah makan hingga jajanan menyajikan tinta cumi cumi dalam menu mereka. Cumi cumi memang memiliki rasa yang enak dengan tekstur yang kenyal serta cumi cumi bisa dioleh menjadi berbagai variasi.

Hanya saja, pada masakan yang diolah dari cumi, sebagian orang memasak beserta dengan tintanya juga. Hal ini membuat beberapa orang enggan untuk memakannya karena warnanya yang hitam pekat dan tidak terbayang bagaimana rasa dari tinta cumi itu sendiri.

Bacaan Lainnya

Saat kamu mendengar tinta cumi apakah yang ada didalam bayanganmu mirip dengan tinta pulpen yang kita gunakan? Tenang saja, tinta pulpen terbuat dari bahan kimia berbahaya, namun tinta cumi tidak. Tinta cumi aman untuk dikonsumsi dan bahkan memiliki kandungan yang baik bagi Kesehatan.

Tinta cephalopoda atau tinta gelap yang diproduksi oleh cumi memiliki banyak kandungan senyawa seperti melanin, enzim, polisakarida, katekalamin, dan juga logam seperti cadmium, timah, dan tembaga. Kamu juga bisa mendapatkan asam amino seperti glutamate, taurine, alanine, leusin, dan asam asparat didalam tinta cumi.

Berikut manfaat mengonsumsi tinta cumi yang wajib kamu tahu!

1.         Tinggi antioksidan

Pada sebuah penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa antioksidan yang terdapat dalam tinta cumi memiliki kemampuan oksidasi lipid preventif yang kuat. Hal ini diyakini bisa mengurangi resiko penyakit jantung pada manusia.

Dalam sebuah penelitian juga disebutkan bahwa didalam tinta cumi terdapat kandungan senyawa yang mampu melebarkan pembuuh darah, dimana bisa mengurangi tekanan darah. Namun para ahli mengatakan masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat Kesehatan ini.

2.         Tinggi zat besi

Tinta cumi tinggi akan kandungan zat besi, sehingga bisa mengatasi anemia (penyakit akibat kekurangan zat besi). Zat besi yang terkandung didalam tinta dari cumi memiliki kemampuan untuk meningkatkan sel darah merah dan juga mendukung produksi hemoglobin dan myoglobin yang bertugas mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

3.         Membantu melawan penyakit kanker

Manfaat tinta dari cumi dapat berperan sebagai agen antikanker, karena kandungan melanin dan peptidoglikan. Melanin merupakan zat warna gelap turunan dari asam amino yang digunakan sebagai senjata untuk melindungi diri dari predator.

Mekanisme cumi dalam memproduksi melanin ternyata juga menghasilkan berbagai zat kimia dan enzim yang berperan sebagai antioksidan, seperti tirosin, katekolamin, dan dopamin.Sementara itu, peptidoglikan merupakan senyawa hasil dari polisakarida dan oligopeptida yang terbukti memiliki aktivitas antikanker, seperti mendorong matinya sel kanker atau apotosis dan menekan pertumbuhan dan penyebaran sel karsinoma dalam tubuh.

Jangan Buang Tinta Cumi, Bisa Buat Makanan Lebih Sehat!

4.         Pengganti micin alami

Tinta dari cumi mengandung asam glutamate yang tinggi. Kandungan ini yang kemudian bisa meningkatkan rasa gurih dan nikmat pada makanan. Dengan rasa gurih alami dari tinta dari cumi, maka kamu tidak perlu menambahkan banyak MSG atau micin ke dalam masakanmu. Akan jauh lebih sehat bukan?

5.         Menjaga Kesehatan sel otak dan saraf

Asam amino yang tinggi dalam tinta cumi mencdakup taurin dan diikuti oleh glutamate dan juga tirosin berfungsi dalam aktivitas phagomimetic atau kemampuan ‘memakan’ zat asing sebagai bentuk pertahanan diri cumi dari predator.

Namun, ternyata asam amino dari tinta dari cumi itu juga memiliki manfaat baik bagi kesehatan sel tubuh, seperti taurin, yang penting bagi kesehatan sel otak dan saraf.

Selain itu, asam amino juga mampu menurunkan risiko hipertensi dan hiperkolesterolemia. Glutamat merupakan asam amino yang ternyata memberikan efek rasa gurih yang unik atau ‘umami’ dalam tinta dari cumi.

6.         Antibakteri

Asam lemak tidak jenuh seperti DHA, asam oleat, dan EPA yang terdapat pada tinta cumi ini memiliki sifat antibakteri. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukan tinta cumi mampu merespon terhadap bakteri penyebab diare dan typhus seperti Staphylococcus aureus, Salmonella sp dan Escherichia coli.

Walaupun tinta cumi memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh, cumi-cumi tetaplah seafood yang memiliki kandungan kolesterol yang tinggi yang apabila dimakan berlebihan malah akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama jantung dan pembuluh darah.

Sebaiknya Anda hanya mengonsumsi cumi-cumi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Kemudian, pilihlah menu pemasakan yang tepat untuk meminimalkan asupan lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh.

Pos terkait