Inilah Cara Cairkan BLT Corona Rp600 Ribu Bagi Pekerja Gaji Dibawah Rp5 Juta!

  • Whatsapp
Inilah Cara Cairkan BLT Corona Rp600 Ribu Bagi Pekerja Gaji Dibawah Rp5 Juta

Garisatu.com – Pemerintah akan memberikan dana subsidi kepada para pekerja dengan penghasilan di bawah Rp5 juta per bulan.

Subsidi sebesar Rp600 ribu itu adalah bagian dari bantuan langsung tunai (BLT) pada masa pandemi COVID-19.

Pekerja yang berhak menerima dana yaitu mereka yang memiliki iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Rp150 per bulan atau gaji di bawah Rp5 juta per bulan mulai September.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan keterangan berbagai pejabat, BLT senilai Rp 600 ribu tersebut akan diberikan setiap bulan selama 4 bulan. Pencairannya dilakukan dalam dua kali penyaluran.

“Sahabat, udah pada tau belum kalo Pemerintah akan berikan Bantuan Subsidi Gaji bagi peserta BPJAMSOSTEK yang masih aktif, dengan upah dibawah Rp5 juta perbulan, berdasarkan data upah dilaporkan dan tercatat di BPJAMSOSTEK?” tulis akun Twitter resmi BPJS Ketenagakerjaan @BPJSTKInfo, Minggu (9/8).

“Yups, pemerintah saat ini sedang memfinalisasi skema, mekanisme dan kriteria bantuan subsidi gaji, berdasarkan data kepesertaan dari BPJAMSOSTEK dan lembaga lainnya.”

“Nah saat ini BPJAMSOSTEK dlm proses mengumpulkan data nomor rekening peserta yang memenuhi kriteria dimaksud melalui kantor cabang di seluruh Indonesia. Pemerintah juga akan memvalidasi lagi data yang disampaikan BPJAMSOSTEK. Tujuannya, untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran”

“So, tunggu apalagi Sahabat ? Ayo segera minta HRD Perusahaan sampaikan nomor rekeningmu ke BPJAMSOSTEK.”

“Program ini untuk pekerja yang tidak termasuk Pegawai BUMN ya, Sahabat.”

Menteri Erick sebagai Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam rilis yang diperoleh Ayojakarta.com dari Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sebelumnya telah mengungkapkan kebijakan program BLT dalam proses finalisasi.

“Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di September 2020 ini,” jelasErick Thohir dalam keterangan tersebut.

Inilah ketentuan-ketentuan yang terpampang dalam keterangan tertulis untuk program BLT tersebut:

  • Penerima bantuan: 13,8 pekerja
  • Status pekerja: non-PNS dan non-karyawan BUMN
  • Pekerja aktif terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150 ribu per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan
  • Besaran bantuan: Rp 600 ribu selama empat bulan
  • Pencairan: Dijadwalkan mulai September 2020. Diberikan kepada penerima per dua bulan.

“Akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” tutur Erick.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *