Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

  • Whatsapp
Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten
Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

Garisatu.com – Klaten merupakan sebuah kota yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kota Klaten kini terkenal dengan budidaya ikan dalam selokan irigasi. 

Pada tanggal 21 September lalu, akun twitter @kabarklaten mengunggah foto yang menampakkan seorang pria yang tengah menikmati pemandangan selokan irigasi yang dipenuhi jutaan ikan ala Jepang yang indah. Unggahannya ini pun menarik perhatian warganet. 

Ikan Ala Jepang

Ternyata, warga desa di wilayah Kecamatan Polanharjo Kabupaten Klaten Jawa Tengah ini membudidayakan ikan air tawar, mereka memanfaatkan selokan irigasi.

Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

Warga desa itu meniru budi daya ikan ala Jepang yang menggunakan selokan di wilayah rumah, namun bedanya warga Klaten ini membudidayakan ikan yang dapat dikonsumsi yakni ikan mas, nila hingga gurame.

Tidak hanya menarik perhatian warganet saja, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga memberi apresiasi terhadap usaha warga memperindah lingkungan dalam komentarnya ” Wahhh cantik banget ” dalam postingan tersebut. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo juga ikut mengomentari postingan tersebut dengan kata ” Wuoooooow ” di akun twitternya. 

Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

Budidaya ikan ala Jepang dalam selokan ini berawal dari kisah Yohanes Joko Sutjipto (76). “Awalnya, ya hanya untuk mengisi waktu luang saya budidaya ikan emas sejak 1996, tapi saran dari warga agar diberi ikan koi,” katanya, Kamis (2/3).

Bermodal kawat penyaring air yang ditempatkan pada dua ujung selokan sepanjang 10 meter dengan lebar 1 meter itu, ide tersebut sempat gagal lantaran ikan yang dipelihara terlalu kecil dan lolos dari saringan.

Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

Pensiunan pegawai BRI Cabang Klaten itu, kemudian mengganti saringan air dengan bahan yang lebih kuat serta memasang konstruksi penahan yang lebih kokoh dari bahan beton di dinding dan lantai selokan. Lambat laun, upayanya berhasil dan selokan penuh ikan pun tercipta.

Pemandangannya dapat dinikmati siapapun yang melintas di depan rumahnya. Adanya selokan yang dijadikan budidaya ikan ini membuat warga lain mengembangkan Desa Pluneng sebagai Desa Wisata Air.

Budidaya ikan koi di aliran selokan milik Joko kini menjadi percontohan. Metode perikanannya pun banyak ditiru di lokasi lain di Kabupaten Klaten. Joko juga kerap mengajari anak-anak sekolah tentang pelestarian lingkungan.

Ikan Ala Jepang: Budidaya Di Klaten

Di sela kunjungan kerja di Klaten, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga menyempatkan untuk melihat selokan ikan hasil kreativitas Joko. Ia terlihat antusias melihat selokan yang bersih itu dan sempat memberi roti pada ikan.

“Tidak perlu sampai di Jepang, di Klaten juga ada. Selokan yang imejnya kotor, buruk, jelek, ternyata Pak Joko bisa memanfaatkan secara alami. Pelihara ikan koi di situ ternyata orang bisa melihat dan membeli dengan harga mahal, bisa jadi tujuan wisata,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *