Harga Masker Mulai Turun Rp.200.000? Virus Corona Membaik?

  • Whatsapp
Harga Masker Mulai Turun? Virus Corona Membaik?

 

Harga Masker Mulai Turun Rp.200.000? Virus Corona Membaik?

Bacaan Lainnya

Garisatu.com– Sejak pekan lalu harga masker bedah dan masker N95 meningkat sangat tinggi.

Masker yang dulunya dijual dipasaran seharga Rp15 ribu Rupiah kini dijual dengan harga Rp300 ribu Rupiah hingga Rp2 juta Rupiah di pasaran.

Kenaikkan harga masker ini dipicu oleh wabah virus Corona yang telah mematikan banyak orang. Hal ini menjadi bahan diskusi bagi pemerintahan dan juga Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Pada Senin, 10 Februari 2020 lalu Kemendag mengumpulkan para distributor dan juga importir perihal kenaikan harga masker.

Kemendag berharap agar para produsen dan penjual berlaku bisnis sewajarnya pada musibah yang sedang terjadi di beberapa negara.

Harga Masker Mulai Turun Rp.200.000? Virus Corona Membaik?

Banyak yang mengambil keuntungan dari musibah wabah virus Corona kali ini. Menjual masker dengan harga yang sangat tinggi untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Kenaikkan harga pada masker kali ini juga dipicu dari kurangnya supply yang tersedia di pasaran.

Kemendag tidak melarang produsen, penjual, atau oknum-oknum lainnya untuk mendapat untung dalam berdagang. Hanya saja meminta produsen untuk turut simpati dengan musibah global ini.

Namun pertanggal 13 Februari 2020 ini dikabarkan harga masker sudah mulai turun. Supply stok di pasaran juga mulai berceceran.

Masker bedah merk Sensi dilaporkan mengalami penurunan dari Rp325 rjbu Rupiah kini menjadi Rp280 ribu Rupiah.

Masker Sensi

Masih belum ada yang tahu apakah kedepannya harga masker bedah dan masker respirator seperti N95 akan mengalami penurunan lagi ke depannya.

Penurunan harga masker ini juga bisa disebabkan oleh beberapa berita yang melaporkan bahwa pabrik masker di China sudah kembali beroperasi.

Selain pabrik di China, pabrik di India dan Brazil dikabarkan sudah kembali beroperasi.

masker indonesia

Wabah virus Corona yang menimpa China memang melumpuhkan segala perdagangan dunia, salah satunya adalah supply bahan baku.

Banyak pabrik tidak dapat beroperasi dikarenakan kurangnya bahan baku untuk memproduksi. Sebagian besar pabrik memproduksi barang dengan menggunakan bahan baku dari China.

Namun hal ini tidak akan berlangsung lama karena sudah dikabarkan pabrik dan masyarakat China sudah mulai beroperasi kembali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *