Harga Emas Berpotensi Menurun Di Akhir 2020, Ini Alasannya!

  • Whatsapp
Harga Emas Berpotensi Menurun Di Akhir 2020, Ini Alasannya

Garisatu.com – Pengaruh dari perkembangan vaksin COVID-19 yang tengah dikembangkan sejumlah negara, harga emas murni diprediksi akan turun.

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam diproyeksi turun pada akhir tahun 2020 hingga tahun depan.

Menurut Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra, harga emas Antam berpotensi turun hingga Rp800 ribu-Rp900 ribu per gram.

Bacaan Lainnya

Maka para investor yang baru saja membeli emas berpotensi merugi.

“Risiko pembalikan arah mendekati akhir tahun membesar karena vaksin diperkirakan ada pada akhir tahun,” jelas Ariston kepada CNNIndonesia.com, Kamis (13/8).

Per 11 Agustus 2020, nilai emas sempat berada di level Rp1,05 juta per gram. Meski begitu pada 12 Agustus 2020 turun ke level Rp1,02 juta per gram.

Bahkan harga emas yang dijual di PT Pegadaian (Persero) terlihat turun di bawah Rp1 juta per gram.

Berdasarkan data Pegadaian, emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam retro dibanderol dengan harga Rp973 ribu per gram. Sedangkan emas Antam batik dijual Rp1,2 juta.

Meski begitu Ariston mengingatkan bukan berarti masyarakat tak bisa meraih keuntungan di tengah fluktuasi harga emas.

Menurutnya, masyarakat bisa saja meraup keuntungan, namun tidak dalam jangka pendek.

“Kalau untuk beli mungkin jangka waktunya bukan untuk jangka pendek,” jelas Ariston.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *