Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

  • Whatsapp
Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah
Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Garisatu.com – Najwa Shihab beserta dengan “Tim Buka Mata Narasi” berhasil mengungkap kelompon dibalik pembakaran halte busway Sarinah pada demo yang dilaksanakn 8 Oktober lalu.

Seperti yang diketahui, demo pada 8 Oktober tentang penolakan Omnibus Law yang dilakukan oleh para buruh dan gerombolan mahasiswa berlangsung ricuh. Belasan halte busway dibakar oleh massa, salah satunya halte Sarinah. 

Bacaan Lainnya
Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Dalam sebuah video yang diunggah kanal YouTube Narasi Newsroom berjudul ” 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah | Buka Mata ” ini menguak jelas langkah demi langkah yang dilakukan oleh gerombolan orang yang mengenakan pakaian serba hitam. 

Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Analisa yang dilakukan oleh Najwa beserta tim Narasi dilakukan secara visual dari sumber terbuka yang dapat diakses oleh publik yakni melalui foto dan video para jurnalis media, rekaman CCTV, dan juga foto foto serta video yang viral dimedia sosial. 

Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Diketahui gerombolan pelaku berjumlah 4 orang datang bergerombol pada pukul 16.41 WIB dari arah Jalan Sunda saat aksi mulai panas di perempatan Sarinah. Mereka melakukan observasi terlebih dahulu selama beberapa menit, mulai dari memotret, mondar mandir, dan mengetik di handphone mereka.

Kemudian pada pukul 16.45 WIB, pelaku pun mendekat ke arah halte Sarinah, ia sempat berkomunikasi dengan rekannya dan menunjuk ke arah kobaran api bagian selatan. Dan secara terencana, para pelaku berpencar untuk membakar halte TransJakarta Sarinah. 

Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Pelaku memanfaatkan momen saat mahasiswa terlibat bentrokan dengan polisi. Momen itu dimanfaatkan untuk melakukan pengrusakan lebih masif dengan sengaja menyulut api di dalam halte.

“Hanya butuh waktu satu jam bagi para pelaku untuk menyulut api dan membuat bara di Jalan MH Thamrin. Dan para pelaku bukan bagian dari mahasiswa atau buruh yang menjadi motor penggerak aksi demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disetujui DPR dan Pemerintah dalam rapat paripurna pada 5 Oktober 2020,” imbuh Najwa.

Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Tim Najwa Shihab telah memberikan hasil investigasi kelompok pelaku pembakaran Halte Transjakarta Sarinah ke Polda Metro Jaya. Kepada wartawan, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat memastikan video tersebut dapat menjadi bahan penyelidikan untuk mengejar kelompok pelaku.

Gerombolan Berpakaian Hitam Dibalik Pembakaran Halte Sarinah

Polda Metro Jaya menetapkan sebanyak 131 orang sebagai tersangka kasus kerusuhan demo UU Cipta Kerja. 69 orang diantaranya telah ditahan dan 20 orang merupakan pelaku perusakan halte bus transjakarta, fasilitas umum serta pos polisi di sepanjang jalan Sudirman.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan para tersangka tersebut mayoritas pelajar, mahasiswa dan pengangguran.

131 tersangka dijerat dengan Pasal 212 KUHP pasal 218 pasal 170 serta pasal 406 KUHP.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *